Visitor Keramik88


View My Stats

Grosir PIN

PIN

Mesin Press Kaos & MUG

Flat-Heat-Press-Machine-CE

Slider

[cycloneslider id="slider1"]

Calculations in Ceramic

Glaze Design bagian 3 ( finish )

Analisa bahan:

Sebelum anda memulai membuat rancangan Glasir, harus ada analisa bahan  tiap bahan yang akan dipakai. Analisa ini bisa anda dapatkan dari pemasok bahan, atau mengirim contoh bahan ke laboratorium  dan test untuk produk industry , salah satunya Badan Penelitian dan Pengembangan Industri  Jl. Jagir Wonokromo  No. 360 Surabaya.

Contoh Glasir Transparant

Sodium Feldspar              18

Silika                                      22

Ball Clay                                8

Calcium Carbonat             11

Barium Carbonat              12

Frit                                         16

Talc                                        5

Komposisi Kimia bahan yang dipakai untuk Contoh Glasir Transparant Continue reading

Glaze Design ( bagian 2 )

Untuk membuat glasir baru, saya selalu memakai perhitungan sistem “RO”, dengan sistem ini, kalau anda sudah mengetahui berapa nilai RO yang dibutuhkan pada temperatur yang anda pakai sekarang, akan mempermudah untuk menyesuaikan. Tetapi bagaimana bila akan membuat Glasir yang memerlukan temperatur tertentu?  Atau bagaimana membuat Glasir baru karena salah satu bahannya sudah tidak bisa didapat?  Pada artikel dengan judul “Glaze Design” ini, semoga saya bisa membuat anda mengerti dan bermanfaat.  Dan harap bersabar untuk kelanjutan artikelnya, karena mempelajari satu topik ini memang tidak mudah, apalagi latar belakang saya adalah Seni. Tetapi dengan memakai cara ini saya bisa membuat 10-20 varian glasir pada temperatur yang sama, 80% baik, yang 20% perlu penyesuaian. dan untuk memudahkan perhitungan saya memakai Microsoft Access dan Excell.  OK, untuk itu saya akan memulai dari dasar dulu.

Struktur Glasir keramik

Sistem “RO”

Seperti yang dapat Anda lihat pada diagram dibawah ini, komponen glasir dipecah menjadi tiga bagian. masing-masing diwakili oleh satu titik pada segitiga sama sisi. ‘R’ untuk menunjukkan elemen, dan ‘O’ untuk menunjukkan oksigen. Continue reading

Glaze Design ( bagian 1 )

Merancang glasur
Dalam istilah yang paling umum glasur dapat didefinisikan sebagai kaca yang memiliki komposisi yang disesuaikan sehingga akan menempel pada permukaan keramik. Seperti kaca lainnya glasur bisa berwarna dengan menambahkan pewarna tertentu. Misalnya, penambahan sekitar 1/2-l % Cobalt Carbonat (yang paling kuat dari semua pewarna), akan membuat warna biru dari dasar glasir.
Literatur keramik yang ada berisi ribuan resep untuk dasar glasur “putih”,  penambahan pewarna dan pengubahan  lainnya akan menjadi warna tertentu.
Kemungkinan dasar glasur yang bermanfaat jumlahnya  tak terbatas.
Pertanyaannya adalah: Apa yang membuat glasir putih berbeda dari yang lain? Campuran apa yang membuat glasur dasar sangat bervariasi? Continue reading

Body Calculations

Body Mixing
In the manufacture of all ceramic products the requisite quantities of components (flint, stone, ball clay, china clay, bone, etc.), are measured in terms of weight or volume then subjected to a mixing process.
For most ceramic bodies, the actual mixing takes place in slips form, which ensures an intimate blending of the constituents and hence a uniform product. The original quantity of each component may, however, be measured out in the dry state or in slip form.

“Dry” Measurement

The component powder materials are simply weighed out then transferred to the mixing ark-due allowance being made for any moisture content
An older technique, sometimes used in the manufacture of bone
china, is to fill and level-off a “standard box” with the dry powder component. A specified number of boxes of each material is then used in the body mix. This of course, is an attempt to measure the dry materials on a volume basis. It suffers from errors due to inconsistent packing, and variable moisture contents of the raw materials.

“Wet” Measurement

The most widely used method, in British practice, is to obtain a stock of each Continue reading

Oxides

previously read the article glaze calculations

An oxide can be defined as a compound of two elements, one of which is oxygen.

The molecular formulae of glazes and frits are given in terms of molecular parts of the constituent oxides. The oxides are classified into three main groups:

( l ) Acidic Oxides

They are the oxides of non-metals. If soluble in water, they combine with it, forming an acid,

e.g.  SO3+ H2O = H2SO4

They combine with bases to form salts.                             .

An example, using the acidic oxide CO2, is given below:

Ca(OH)2+CO2 = CaCO3+ H2O

Silica (SiO2) and boric oxide (B203) are the two main acidic oxides used in frits and glazes. They combine with other elements to form silicate and borate glasses.

(2) Basic Oxides Continue reading

Glaze Calculations

Glaze Calculations

Molecular Weights, Formulae and Use of Chemical Equations, Oxides;

Percentage Composition and Formula; Calculation of a Recipe from a Simple Glaze Formula; Given the Recipe of a Glaze Calculate the Formula

CHEMICAL equations are often used in ceramic calculations.

The great importance of chemical equations lies not so much in their being a convenient symbol to express the nature of the reagents and products of a chemical change, but in the fact that all chemical calculations are based on the use of formulae and equations in conjunction with atomic weights.

It is important to understand the use of these fundamental calculations as applied to ceramic materials. Once the formula of a compound is known, then it is a simple matter to calculate the molecular weight. Continue reading

Menghitung persentase bahan

Jika 50kg campuran, berisi 20kg bahan A. Berarti campuran itu mengandung 40% Bahan A. Perhitungannya adalah : Berat bahan A/ Berat campuran X 100
Atau:  Jumlah bagian/Total jumlah X 100
Contoh 1 : 38 gram bahan A mengandung 7 gram iron(besi).  Persentase iron adalah : 7/38 X 100 = 18,4% Continue reading

Calculating the percentage of ceramic

Perhitungan persentase di keramik, sering digunakan untuk menghitung kadar air, penyusutan suatu bahan, analisa bahan, berat timbangan suatu bahan, disamping itu banyak digunakan untuk menghitung kerusakan produksi, campuran warna dan sebagainya.

Contoh: 3% dari 1 ton Kaolin ( china clay ) = 3/100 X 1000 kg = 30 kg. Continue reading

Langganan Artikel

Artikel baru akan selalu dikirim ke Email anda bila mendaftar, isi alamat Email yang benar, klik Daftar. Setelah itu cek Email anda untuk konfirmasi dengan klik link yang dikirim. Untuk lebih jelasnya, lihat "Cara Daftar" diatas

Masukkan alamat Email:

Delivered by FeedBurner

Video keramik88