<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keramik88.com &#187; Ceramic Printing</title>
	<atom:link href="http://keramik88.com/category/ceramic-printing/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keramik88.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 14:23:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2</generator>
		<item>
		<title>Film sablon dari kertas HVS</title>
		<link>http://keramik88.com/ceramic-printing/film-sablon-dari-kertas-hvs.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/ceramic-printing/film-sablon-dari-kertas-hvs.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 01 Feb 2012 14:21:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic Printing]]></category>
		<category><![CDATA[How to]]></category>
		<category><![CDATA[Film sablon dari kertas HVS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=3391</guid>
		<description><![CDATA[Membuat cetakan dengan teknik sablon, membutuhkan kain screen yang dibentang dengan frame ( rangka ) kayu atau aluminium, dengan ukuran tertentu. Setelah itu kain screen dipulas  dengan obat yang peka cahaya ( screen emulsion ). Pada waktu melapisi dengan obat peka cahaya harus berada didalam ruangan gelap atau ruangan yang tidak terkena cahaya langsung . [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2012/02/HVS.jpg"><img class="size-full wp-image-3392 alignleft" title="HVS" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2012/02/HVS.jpg" alt="" width="360" height="270" /></a>Membuat cetakan dengan teknik sablon, membutuhkan kain screen yang dibentang dengan frame ( rangka ) kayu atau aluminium, dengan ukuran tertentu. Setelah itu kain screen dipulas  dengan obat yang peka cahaya ( screen emulsion ). Pada waktu melapisi dengan obat peka cahaya harus berada didalam ruangan gelap atau ruangan yang tidak terkena cahaya langsung . Setelah kering, film sablon diletakkan diatas screen yang sudah dilapis dengan obat afdruk tadi.Kemudian diafdruk menggunakan cahaya matahari atau sinar lampu.</p>
<p>Film sablon bisa diganti dengan media lain yang tembus cahaya seperti :</p>
<p>1. Kertas HVS : Digambar dengan tinta, cat pelakat, tinta bak ( tinta china ), tinta untuk rapido, supaya tembus cahaya dibalik kertas dipulas dengan minyak tanah.</p>
<p>2. Kertas Roti: cara menggambar dengan bahan cara seperti diatas.<span id="more-3391"></span></p>
<p>3. Kertas minyak</p>
<p>4. Kertas kalkir</p>
<p>5. Film bekas Rontgen</p>
<p>6. Plastik yang kaku/keras</p>
<p>7. Kaca.</p>
<p>Media diatas cocok untuk digambar dengan tangan. Tetapi kalau membutuhkan huruf yang bagus, dan gambar yang lebih rumit, garis yang halus, mungkin lebih sulit dan membutuhkan waktu yang lama.</p>
<p>Kali ini saya mencoba, bagaimana membuat film sablon menggunakan kertas HVS, dicetak dengan printer Inkjet tanpa dilapisi minyak tanah. Sehingga anda bisa membuat rancangan melalui komputer, yang jelas lebih bagus daripada bila  digambar dengan tangan.</p>
<p>Caranya sangat mudah anda tinggal membuat rancangan melalui komputer dan dicetak dengan printer inkjet warna hitam.</p>
<p>Yang perlu diperhatikan adalah waktu pencahayaan. Bila menggunakan film, lama pencahayaan menggunakan cahaya lampu 5 menit, kalau memakai HVS membutuhkan lama 3-4 kali lama pencahayaan film biasa atau sekitar 18 menit.</p>
<p>Cara ini sangat baik bila anda berada jauh dari kota, yang tidak ada penyedia jasa pembuat film, atau anda tidak mempunyai printer laser. Bila anda mempunyai printer laser, jangan memakai cara ini, lebih baik memakai plastik yang tahan panas atau plastik transparant khusus untuk printer laser.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/ceramic-printing/film-sablon-dari-kertas-hvs.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara menuang cairan/bubur keramik ke cetakan</title>
		<link>http://keramik88.com/ceramic-printing/cara-menuang-cairanbubur-keramik-ke-cetakan.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/ceramic-printing/cara-menuang-cairanbubur-keramik-ke-cetakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 11:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Casting]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic Printing]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Trik Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Cara menuang cairan/bubur keramik ke cetakan]]></category>
		<category><![CDATA[casting]]></category>
		<category><![CDATA[How to pour the liquid / slurry into the ceramic mold]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=3156</guid>
		<description><![CDATA[How to pour the liquid / slurry into the ceramic mold Sebelum anda menuang cairan/bubur keramik kedalam cetakan gypsum, periksa dulu cairan dangan terlalu encer atau terlalu kental. Cara mengukur bisa anda lihat disini &#160; Setelah memenuhi syarat yang di anjurkan, siapkan cetakan, buka belahan cetakan satu persatu, bersihkan sisa-sisa bahan yang kering bekas cetakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>How to pour the liquid / slurry into the ceramic mold</strong></p>
<p>Sebelum anda menuang cairan/bubur keramik kedalam cetakan gypsum, periksa dulu cairan dangan terlalu encer atau terlalu kental. Cara mengukur bisa anda lihat <a href="http://keramik88.com/ceramic-problems/how-to-test-your-slip.html">disini</a></p>
<p><a href="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/10/menuang-cairan-bahan-keramik.jpg"><img class="size-full wp-image-3157 alignleft" title="menuang cairan bahan keramik" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/10/menuang-cairan-bahan-keramik.jpg" alt="" width="145" height="220" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah memenuhi syarat yang di anjurkan, siapkan cetakan, buka belahan cetakan satu persatu, bersihkan sisa-sisa bahan yang kering bekas cetakan sebelumnya dengan menggunakan kuas, lebih baik lagi bila anda menggunakan semprotan angin dari compressor.</p>
<p>Bila tidak bersih, bahan sisa yang kering akan menempel dan masuk di hasil cetakan yang baru, mengakibatkan terpisahnya bahan kering dengan bahan yang baru dicetak, akan memisah menimbulkan retak, sehingga tidak bisa dipakai.</p>
<p>Setelah bersih, pasang kembali belahan cetakan menjadi satu, diikat dengan ban dalam bekas mobil, yang digunting selebar 1-2 cm, tergantung besar kecilnya cetakan yang digunakan. Pastikan karet pengikat benar kuat, karena bila tidak tekanan dari cairan keramik akan mendesak keluar, cairan/bubur akan keluar melalui celah cetakan.<span id="more-3156"></span></p>
<p>Gambar diambil dari http://www.caribicdesign.com/process.php</p>
<p>Sekarang anda bisa mulai menuang cairan/bubur keramik . Tuang perlahan jangan berhenti  jika belum penuh. Karena bila anda berhenti ditengah, aka nada garis melingkar pemisah, terutama bila cairan yang anda gunakan terlalu kental.</p>
<p>Tunggu 10-25 menit , tergantung jenis bahan dan viscosity bahan, sampai pada tepi cetakan membentuk lapisan  yang lebih keras, biasanya sekitar 4-6 cm ketebalan, tergantung besar kecilnya cetakan. Semakin besar, harusnya semakin tebal. Semakin tebal, memerlukan waktu yang lebih lama. Saya biasanya menempatkan jam dinding yang agak besar agar mudah dilihat.</p>
<p>Setelah menunggu beberapa waktu sampai ketebalan yang dikehendaki, atau melihat jam dinding dan waktunya untuk menuangkan kembali cairan/bubur keramik  dari dalam cetakan ke tempat tuangan yang berupa saluran menuju sumur pengaduk cairan/bubur.</p>
<p>Tunggu lagi 20-25 menit, tergantung juga bahan yang dipakai, biasanya yang thixotropynya rendah lebih cepat. Bila terlalu cepat, bahan masih lemah/lembek/lunak bentuknya akan berubah dan susah dikeluarkan dari cetakan, kalau terlalu lama akan retak terutama bila cetakan berukir, cetakan cangkir atau teko.</p>
<p>Cetakan yang sudah dipakai 3-4 kali harus dikeringkan, karena sudah mengandung banyak air. Bisa dijemur di panas matahari selama  1-2 hari, atau dibiarkan di suhu ruangan 3-4 hari, atau dengan pengering buatan, asal tidak lebih dari 60 derajat celcius</p>
<p>Artkel serupa baca <a href="http://keramik88.com/ceramic-mould/casting-with-ceramic-molds.html">disini</a></p>
<p>Video pendukung:<br />
<em>Casting:</em> Video ini memperlihatkan cara mulai menuangkan cairan/bubur keramik ke dalam cetakan, sampai mengeluarkan dari cetakan. Tahap demi tahap anda akan lebih mudah memahami proses mencetak menggunakan system tuang atau casting.</p>
<p><a href="http://www.4shared.com/file/C-gNZIEG/Casting.html"><img class="size-full wp-image-3170 alignnone" title="Casting" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/10/Casting.jpg" alt="" width="300" height="177" /></a></p>
<p>Klik foto untuk download</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/ceramic-printing/cara-menuang-cairanbubur-keramik-ke-cetakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: keramik88.com @ 2012-02-05 23:59:28 -->
