<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keramik88 &#187; Ceramic techniques</title>
	<atom:link href="http://keramik88.com/category/ceramic-techniques/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keramik88.com</link>
	<description>belajar keramik, tutorial</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jun 2010 06:50:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Membuat patung dari Gypsum</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/membuat-patung-dari-gypsum.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/membuat-patung-dari-gypsum.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 09:53:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat patung dari Gypsum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1307</guid>
		<description><![CDATA[Gypsum, selain untuk cetakan pada industri keramik, juga digunakan untuk, perhiasan atap dirumah, patung, vas bunga, cetakan gigi, kedokteran, dan banyak lagi.
kali ini saya akan membahas masalah membuat patung dari gypsum. ada beberapa cara membuat patung.
1. Membuat patung dengan mengukir langsung bisa menggunakan alat ukir kecil-kecil yang banyak dijual ditoko buku, atau memakai alat ukir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gypsum, selain untuk cetakan pada industri keramik, juga digunakan untuk, perhiasan atap dirumah, patung, vas bunga, cetakan gigi, kedokteran, dan banyak lagi.</p>
<p>kali ini saya akan membahas masalah membuat patung dari gypsum. ada beberapa cara membuat patung.</p>
<p>1. Membuat patung dengan mengukir langsung bisa menggunakan alat ukir kecil-kecil yang banyak dijual ditoko buku, atau memakai alat ukir yang biasa untuk menyungging wayang. pertama harus ada bahan gypsum yang sudah berupa balok siap untuk diukir. Cara mencampur  gypsum bisa anda baca <a href="http://keramik88.com/keramik/membuat-cetakan-gypsum.html">disini.</a></p>
<p>2. Membuat patung melalui cetakan berarti menggandakan patung. Cetakan bisa dibuat dengan bahan gypsum, resin, dan silicone rubber.</p>
<p><em><strong>Cetakan gypsum</strong></em>. Patung yang akan digandakan dilapisi dengan mentega yang dicairkan dulu dan dikuaskan dipermukaan patung, atau bisa menggunakan semacam semir sepatu, vaselin.  gunanya agar patung tidak lengket dengan cetakan gypsum. Cara membuat cetakan,<span id="more-1307"></span> patung harus dipisahkan menjadi dua, tiga, atau empat, mungkin lebih tergantung kerumitan lekukan dan patung yang akan dibuat cetakan. prinsipnya cara membagi bisa dilihat <a href="http://keramik88.com/cetakan-keramik/cara-membuat-cetakan-keramik-yang-benar.html">disini</a>. Sehingga hasil cetakan akan terlihat seperti cetakan yang ada <a href="http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html">disini.<br />
</a>Setelah cetakan udah jadi, keringkan dulu. Kalau sudah kering cetakan bagian dalam atau permukaan patung dilapisi dengan sabun hijau yang dicairkan dulu dengan air hangat dengan cara dikuaskan berkali-kali, syiap akan membuat patung harus selalu dikuas dengan sabun dulu supaya tidak lengket.</p>
<p><em><strong>Cetakan Resin.</strong></em></p>
<p>Membuat cetakan dari Resin, lebih sulit dan membutuhkan kesabaran. Pertama anda beli bahan Resin yang biasanya ada ditoko gypsum. Cairan resin dan cairan pengeras ( hardener ). Untuk mencampur harus ditanyakan ketokonya berapa campuran Resin dan pengerasnya. Patung yang akan dibuat cetakan harus dilapisi dengan cairan sabun berulang, kemudian dipisah menjadi beberapa bagian cetakan. Bagian yang akan dibuat dulu, dilapisi campuran resin tadi, bisa dengan kuas ( setelah digunakan untuk melapisi, masukkan kuas ke larutan aceton agar tidak rusak.)  setelah agak kering, lapisi dengan serabut fiber, lapisi lagi dengan campuran resin tadi. begitu seterusnya sampai mencapai ketebalan yang diinginkan. Untuk membuat bagian yang lain, bagian cetakan resin yang sudah jadi dilapisi sabun agar tidak lengket dengan bagian cetakan yang akan anda buat. Setelah semua bagian cetakan selesai, baru anda buka. dan cetakan resin sudah jadi.</p>
<p><em><strong>Cetakan Silicone Rubber</strong></em></p>
<p>Silicone Rubber sangat baik untuk membuat cetakan patung gypsum, tetapi harganya juga mahal. Tetapi anda bisa lebih mudah membuatnya. tidak memerlukan kecermatan seperti kedua cara diatas. Dan bisa membuat cetakan dari patung yang sangat rumit.</p>
<p>Kalau anda beli Silicone Rubber yang kalengan, disertakan pengerasnya ( hardener ). Kalau Silicone Rubbernya 1kg, pengerasnya 100 grm, berarti tiap 100 gr Rubber memerlukan pengeras 10 grm. Cara membagi cetakan sama dengan diatas, tetapi tidak perlu terlalu teliti. karena Silicone Rubber sangat elastis. Lapisan permukaan patung juga bisa memakai cairan sabun atau mentega. Usahakan permukaan patung sehalus mungkin, karena mempengaruhi hasil patung yang akan diperbanyak.</p>
<p>Kalau belum mengerti pada artikel ini bisa anda kontak langsung melalui Direct Contact  yang sudah saya sediakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/membuat-patung-dari-gypsum.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sablon Keramik</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/sablon-keramik.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/sablon-keramik.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 13:22:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic Printing]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[sablon keramik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1277</guid>
		<description><![CDATA[Sablon Keramik atau Ceramic Screen Printing
Karena masih banyak yang menanyakan masalah sablon keramik ini, maka sekali lagi saya mencoba untuk mengulas lebih jelas. Semoga..
Ulasan kali ini hanya melengkapi sedikit dari artikel yang telah saya posting sebelumnya. disini. Karena itu gambar tidak saya sertakan lagi.
yang perlu disiapkan:
a. Screen : Screen ada beberapa ukuran kerapatan benang nylon, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sablon Keramik atau Ceramic Screen Printing</strong></p>
<p>Karena masih banyak yang menanyakan masalah sablon keramik ini, maka sekali lagi saya mencoba untuk mengulas lebih jelas. Semoga..</p>
<p>Ulasan kali ini hanya melengkapi sedikit dari artikel yang telah saya posting sebelumnya. <a href="http://keramik88.com/ceramic-printing/mencetak-gambar-di-keramik-ceramic-printing.html"><strong>disini.</strong></a> Karena itu gambar tidak saya sertakan lagi.</p>
<p><strong>yang perlu disiapkan:<span id="more-1277"></span></strong><strong></strong></p>
<p><strong>a. Screen</strong> : <em>Screen </em>ada beberapa ukuran kerapatan benang nylon, dengan ukuran seperti 200T, 180T, 165T, 120T, 90T, 60T, 30T. Semakin besar angkanya semakin halus atau rapat. Biasa yang dipakai dikeramik, 180T s/d 30T. Gambar yang memakai raster, biasanya 180T. Garis-garis, huruf halus memakai 120T. Huruf blog memakai 90T atau 80T.</p>
<p><strong>b. Obat afdruk : </strong><em>Obat afdruk</em> banyak macamnya dan bisa dibuat sendiri dari bahan PVA atau PolyVinyl Alcohol.  Yang terkenal dan paling baik adalah merk ULANO. Tetapi sekarang udah banyak sekali merek yang telah beredar. Didalam kemasan biasanya ada dua bahan, yang tempatnya besar adalah lapisan polymer, dan yang kecil cairan sensitizer ( pembuat peka cahaya )</p>
<p><strong>c: Rakel</strong>: Rakel adalah untuk menekan cat keluar dari lubang screen ke media cetak seperti kertas dan lainnya. Untuk pegangan terbuat dari kayu, karet rakelnya dijepit didalam kayu.</p>
<p><strong>d: Meja Sablon:</strong> Meja sablon untuk tataan pencetakan, diatasnya ada kaca sebagai media untuk melihat passcress serta untuk meratakan hasil cetakan. Rangka <em>Meja Sablon</em> bisa terbuat dari kayu atau besi siku.</p>
<p><strong>e: Rak pengering: </strong>di perusahaan sablon yang besar biasanya memakai rak khusus yang kerjanya lebih praktis dan effisien. Tetapi kalau belum punya buat sendiri rangka dari kayu yang dibuat ram-raman dari benang nylon dengan jarak 3 sampai 5 cm.</p>
<p><strong>f: Transfer Paper :</strong> <em>Transfer paper, </em>kertas yang dibuat khusus untuk keramik, yang ada lapisan seperi lem, yang mudah larut diair. Bisa anda buat sendiri, lihat <a href="http://keramik88.com/keramik/membuat-sendiri-transfer-paper-untuk-decal.html"><strong>disini</strong></a>. Untuk membaca anda harus  minta password dengan mengisi alamat Email anda yang benar, nanti anda akan mendapat password yang dikirim ke Email anda.</p>
<p><strong>g: Warna Keramik :</strong> <em>Warna keramik</em>, ada 3 jenis yang dibedakan menurut temperatur pembakaran. yaitu warna untuk 580C, 780C dan 1200C tergantung kegunaan.</p>
<p>Khusus untuk mencetak Foto yang saya tahu hanya ada pada Warna temperature 780C, yaitu warna Cyan, Yellow, Magenta dan Black. Pertama yang harus disablon dulu, urutannya Yellow, Magenta, Cyan dan terakhir Black.</p>
<p><strong>h. Medium dan solution:</strong> Medium adalah media pencampur untuk warnanya. Solution adalah coating (penutup) diatas warna atau image hasil sablon.</p>
<p>Pertama harus ada film, bisa pesan ke perusahaan pembuat film. Atau membuat sendiri dengan printer laser.</p>
<p>Screen dilapisi dengan obat afdruk, perhatikan perbandingan pasta polymer dengan sensitizernya, kemudian dicampur, langsung dilapiskan ke screen dengan menggunakan garisan atau rakel. Setelah rata dikeringkan ( selama pelapisan, pengeringan dan afdruk harus berada dikamar gelap).</p>
<p>Kamar gelap tidak perlu harus gelap betul, yang penting tidak kena cahaya langsung.</p>
<p>Setelah obat afdruknya kering ( bisa dengan kipas angin atau hair dryer ) film diletakkan diatas screen, kemudian dicahayai beberapa detik. setelah itu masuk kamar gelap lagi untuk mengambil filmnya, lapisi permukaan screen dengan air. setelah itu baru boleh keluar, supaya gambar bisa lubang, digunakan sprey air bisa juga pakai semprotan untuk tanaman yang dari plastik.</p>
<p>Setelah gambarnya keluar, screen dikeringkan dipanas matahari atau hairdryer. Setelah kering screen sudah siap digunakan untuk mencetak.</p>
<p>Lihat gambar posisi screen dan mejanya. <a href="http://keramik88.com/ceramic-printing/mencetak-gambar-di-keramik-ceramic-printing.html">disini</a></p>
<p>Campurkan warna keramik dengan mediumnya 60% dari jumlah warna. Diaduk yang rata. biasanya memakai alat yang disebut rollmill atau<strong> triple rollmill</strong> ( karena rollnya ada tiga ).</p>
<p>Setelah tercampur rata sudah siap diletakkan diatas screen dan mulai menyablon.</p>
<p>Sablon diatas kertas transfer paper, warna warna yang diperlukan. misalnya sablon warna kuning, setelah kering, sablon warna yang lainnya, setelah warna-warnanya kering, gambar dilapisi lagi dengan solution ( seperti melapisi varnish ), dengan memakai screen 30T. Setelah solutionnya kering, baru siap dipakai dengan mencelupkan kedalam air, sehingga lapisan solutionnya lepas beserta gambarnya dan yang tersisa kertas yang sudah tak terpakai lagi atau dibuang. Lapisan solution beserta gambarnya tadi ditempel diatas barang keramik, digosok sampai tidak ada gelembungnya, siap untuk dibakar. Contoh hasil sablon bisa anda lihat dibawah ini. Yang warna pink menutupi image bunga itu adalah lapisan Solution atau Covercoat.</p>
<div id="attachment_1301" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-1301" title="IMG00133-20100513-1141" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2010/05/IMG00133-20100513-1141.jpg" alt="Decal Ceramic Printing" width="300" height="203" /><p class="wp-caption-text">Decal Ceramic Printing</p></div>
<p>Sampai disini semoga lebih jelas. Bila ada yang belum mengerti kirim Email dengan mengisi pada Direct Contact pada sebelah kiri Blog ini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/sablon-keramik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daur ulang di keramik</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 21:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic Problems]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[Cetakan Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1289</guid>
		<description><![CDATA[Daur ulang banyak dilakukan pada kertas, sampah, biji-bijian, plastik dan lainnya. Demikian juga di keramik. Semua bahan yang sudah tidak terpakai atau buangan dari proses produksi sebenarnya bisa didaur ulang.
1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.
2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai
3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Daur ulang banyak dilakukan pada kertas, sampah, biji-bijian, plastik dan lainnya. Demikian juga di keramik. Semua bahan yang sudah tidak terpakai atau buangan dari proses produksi sebenarnya bisa didaur ulang.</p>
<p style="text-align: left;">1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.</p>
<p style="text-align: left;">2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai</p>
<p style="text-align: left;">3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  misalnya jatuh pecah, kerusakan pada waktu proses pembakaran seperti retak, gupil dsb</p>
<p style="text-align: left;">4. Kapsel, atau tempat untuk membakar piring, cangkir, mangkok</p>
<p style="text-align: left;">5. Kertas decal yang sudah terbuang.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Bagaimana cara mendaur ulang ? <span id="more-1289"></span></strong></p>
<p><strong>1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.</strong></p>
<p>Setelah dari proses mencetak, keramik yang masih mentah perlu di finishing, kalau cetakan udah tua, atau kotor, pada belahan cetakan ada kelebihan bahan yang tidak diharapkan yang perlu dibuang.  Pada bagian atas biasanya ada kelebihan bahan yang biasanya dibuang.  Buangan tersebut dikumpulkan jangan sampai campur dengan sampah lain. Hindari dari sampah ampelas, keras, pisau, besi dll.</p>
<p><em>Sisa dari bahan Casting:</em><br />
Timbang semua buangan dari finishing, misalnya 100 Kg. Masukkan dulu air kurang lebih 40-45 % dari jumlah buang bahan. Jadi masukkan air dulu 40-45 Kg. Tambahkan Water Glas atau Sodium Silicate sebanyak 0,2-0,4% dari jumlah bahan. Setelah itu baru buangan  bahan dimasukkan. Giling kembali buangan  bahan tersebut selama 30 menit sampai satu jam. Atau kalau tidak ada penggiling bahan memakai bor tangan yang dilengkapi baling-baling kecil.</p>
<p><em>Sisa dari bahan Jigger atau Filter Press</em><br />
Prosesnya sama dengan diatas, cuman airnya bisa 60-80% dari jumlah bahan, dan tidak memakai tambahan Water Glas atau Sodium Silicate.</p>
<p><strong>2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai. </strong></p>
<p>Bisa anda lihat <a href="http://keramik88.com/cetakan-keramik/daur-ulang-gypsum.html">disini</a> . Oops&#8230;,<strong> </strong>ternyata sudah saya terjemahkan kedalam bahasa Inggris. Baiklah saya bahas lagi, Gypsum bekas masih bisa dipakai lagi, biasanya untuk boneka, kapur tulis, vas bunga dari gypsum dan sebagainya. Tetapi bagaimana cara untuk mendaur ulang?</p>
<p>Pastinya harus dihancurkan dulu, bisa manual atau memakai mesin. Yang penting harus halus menjadi  bubuk . Kalau pakai mesin, memakai Hammermill, Jaw crusher.</p>
<p>Setelah siap menjadi bubuk, siapkan wajan besar dari aluminium atau wajan dari besi baja. Masukkan bubuk gypsum bekas tadi, goreng diatas api yang tidak terlalu besar. Diaduk aduk terus, pertama terasa  berat, lama kelamaan akan terasa ringan, ini menandakan bahwa proses penggorengan akan selesai atau cukup. Dinginkan, coba dicampur dengan air dengan perbandingan air 60 gypsum 100. Air dimasukkan dulu baru gypsum, aduk sampai kental dan tuangkan kesembarang tempat. kalau mengeras berarti penggorengan tadi cukup baik.</p>
<p>Kalau tidak mengeras, kemungkinan waktu penggorengan kurang lama atau terlalu lama.  Mesti dicoba sendiri.</p>
<p><strong>3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  misalnya jatuh pecah, kerusakan pada waktu proses pembakaran seperti retak, gupil dsb</strong></p>
<p>Pecahan keramik seperti ini, biasanya dibuang. Sebetulnya bahan buangan tersebut masih bisa dipakai lagi, dan bila dicampurkan kedalam campuran keramik, akan mengurangi keretakan pada proses produksi, serta bisa mengurangi kerusakan yang biasanya muncul pada hasil pembakaran seperti retak seribu. dan mengurangi penyusutan bahan setelah proses pencetakan dan pembakaran.<strong> </strong></p>
<p>Pecahan keramik tersebut dihancurkan dulu sampai sebesar biji jagung, untuk memudahkan proses penggilingan. Bisa dicampurkan kedalam campuran keramik sampai 30%.</p>
<p><strong>4. Kapsel, atau tempat untuk membakar piring, cangkir, mangkok</strong></p>
<p>Kapsel, atau Saggar adalah tempat untuk piring, cangkir agar bisa ditumpuk sampai atas. Kalau pecah, masih bisa didaur ulang dijadikan Kapsel lagi dengan menambahkan tanah liat dan kaolin. Kalau masih banyak bisa dicampurkan kedalam campuran bahan sampai 10%. Ini bersifat Grog.</p>
<p><strong>5. Kertas decal yang sudah terbuang.</strong></p>
<p>Kertas decal yang sudah dipakai, biasanya dibuang. Tetapi kalau mau dimanfaatkan bisa digunakan untuk kertas daur ulang atau Recycle Paper.</p>
<p>Bagaimana caranya? mungkin sudah banyak yang sudah memanfaatkannya.</p>
<p>Celupkan kertas buangan tadi kedalam air selama 12 jam, lebih lama lebih baik. Kalau kertas koran tidak perlu terlalu lama. Tetapi kertas sisa decal ini mempunyai serat yang rapat dan keras, tidak mengandung bahan pengisi. Jadi harus cukup lama. Setelah itu ambil blender yang biasa dipakai rumah tangga untuk menghaluskan buah, sambal dsb. Masukkan air kurang lebih 2 sampai 3 kali volume kertas. blender sampai halus. sehingga menjadi bubur kertas.  Masukkan kedalam ember/ tempat yang besar seperti tempat mandi anak-anak dari plastik, maukkan air dulu baru bubur kertas tadi. banyaknya air tergantung dari mau setebal apa kertas yang akan dibuat. Siapkan pigora kayu sebesar yang anda inginkan, misalnya sebesar kertas A4, 20X30 cm. Pasang plastik kasa nyamuk seperti memasang kanvas lukisan, atau seperti memasang kain screen pada sablon.  Masukkan kasa tadi yang sudah dipasang pigora kayu kedalam air bercampur bubuk kertas. Angkat lurus keatas pigora tsb. seperti menyaring sesuatu.  sehingga terdapat lapisan bubuk kertas tadi. Jemur hingga kering. Setelah kering kertas akan terkelupas dan anda telah berhasil membuat kertas daur ulang.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Alat ukir tanah liat lunak</title>
		<link>http://keramik88.com/ceramic-techniques/alat-ukir-tanah-liat-lunak.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/ceramic-techniques/alat-ukir-tanah-liat-lunak.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 11 Dec 2009 14:02:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1204</guid>
		<description><![CDATA[Teknik membuat patung dengan tanah liat ada beberapa macam cara.
1. Membuat sejumlah patung keramik dengan motif yang sama,  pertama harus mempunyai model dulu, baik itu dibuat sendiri atau mengcopy dari patung yang sudah ada. Dengan memakai cetakan dari Gypsum. Ini ada beberapa cara mencetaknya:
a. Cara Casting
b. Cara Memijit tanah liat
2. Membuat Patung dengan teknik menambal. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Teknik membuat patung dengan tanah liat ada beberapa macam cara.</p>
<p>1. Membuat sejumlah patung keramik dengan motif yang sama,  pertama harus mempunyai model dulu, baik itu dibuat sendiri atau mengcopy dari patung yang sudah ada. Dengan memakai cetakan dari Gypsum. Ini ada beberapa cara mencetaknya:</p>
<p>a. Cara Casting<br />
b. Cara Memijit tanah liat</p>
<p>2. Membuat Patung dengan teknik menambal. Artinya <span id="more-1204"></span>pertama buat bentuk global dulu tanpa detail, setelah itu baru ditambal dengan potongan kecil tanah liat sambil ditekan, ditambal dan ditekan sehingga terbentuk yang diinginkan. Alat pelengkap untuk membantu teknik menambal seperti Gambar (<strong>1</strong>). yang bisa dibuat dari kayu.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1210" title="alat-ukir-teknik-tambal" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/alat-ukir-teknik-tambal1.gif" alt="alat-ukir-teknik-tambal" width="246" height="212" /></p>
<p>3. Membuat Patung dari Tanah Liat dengan teknik kerok atau mengurangi. Artinya dari bongkahan tanah liat yang dibentuk globalnya, tetapi lebih besar dari teknik menambal, kemudian di kerok sedikit demi sedikit sehingga terbentuk yang di inginkan. Kalau pada Batu sama dengan teknik memahat tetapi  disini dengan bahan yang lunak. Alat pelengkap untuk membantu teknik kerok seperti Gambar (<strong>2</strong>) bisa dibuat sendiri, dari kawat dan kayu atau batang bambu kecil.</p>
<p><img class="alignnone size-full wp-image-1211" title="alat-ukir" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/alat-ukir1.gif" alt="alat-ukir" width="567" height="386" /></p>
<p>Kalau membuat patung tanah liat yang pastinya cukup tebal dan padat untuk keramik, yang akan dibakar, sangat disarankan pengeringan yang lambat dengan menutup dengan kain basah. Dan pastikan bahwa sudah kering betul sebelum dimasukkan kedalam oven. Kalau tidak akan pecah dan hancur pada waktu pemanasan awal atau preheating.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/ceramic-techniques/alat-ukir-tanah-liat-lunak.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
