<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keramik88 &#187; Cetakan Keramik</title>
	<atom:link href="http://keramik88.com/category/cetakan-keramik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keramik88.com</link>
	<description>belajar keramik, tutorial</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jun 2010 06:50:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Daur ulang di keramik</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 21:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic Problems]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[Cetakan Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1289</guid>
		<description><![CDATA[Daur ulang banyak dilakukan pada kertas, sampah, biji-bijian, plastik dan lainnya. Demikian juga di keramik. Semua bahan yang sudah tidak terpakai atau buangan dari proses produksi sebenarnya bisa didaur ulang.
1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.
2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai
3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Daur ulang banyak dilakukan pada kertas, sampah, biji-bijian, plastik dan lainnya. Demikian juga di keramik. Semua bahan yang sudah tidak terpakai atau buangan dari proses produksi sebenarnya bisa didaur ulang.</p>
<p style="text-align: left;">1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.</p>
<p style="text-align: left;">2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai</p>
<p style="text-align: left;">3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  misalnya jatuh pecah, kerusakan pada waktu proses pembakaran seperti retak, gupil dsb</p>
<p style="text-align: left;">4. Kapsel, atau tempat untuk membakar piring, cangkir, mangkok</p>
<p style="text-align: left;">5. Kertas decal yang sudah terbuang.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Bagaimana cara mendaur ulang ? <span id="more-1289"></span></strong></p>
<p><strong>1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.</strong></p>
<p>Setelah dari proses mencetak, keramik yang masih mentah perlu di finishing, kalau cetakan udah tua, atau kotor, pada belahan cetakan ada kelebihan bahan yang tidak diharapkan yang perlu dibuang.  Pada bagian atas biasanya ada kelebihan bahan yang biasanya dibuang.  Buangan tersebut dikumpulkan jangan sampai campur dengan sampah lain. Hindari dari sampah ampelas, keras, pisau, besi dll.</p>
<p><em>Sisa dari bahan Casting:</em><br />
Timbang semua buangan dari finishing, misalnya 100 Kg. Masukkan dulu air kurang lebih 40-45 % dari jumlah buang bahan. Jadi masukkan air dulu 40-45 Kg. Tambahkan Water Glas atau Sodium Silicate sebanyak 0,2-0,4% dari jumlah bahan. Setelah itu baru buangan  bahan dimasukkan. Giling kembali buangan  bahan tersebut selama 30 menit sampai satu jam. Atau kalau tidak ada penggiling bahan memakai bor tangan yang dilengkapi baling-baling kecil.</p>
<p><em>Sisa dari bahan Jigger atau Filter Press</em><br />
Prosesnya sama dengan diatas, cuman airnya bisa 60-80% dari jumlah bahan, dan tidak memakai tambahan Water Glas atau Sodium Silicate.</p>
<p><strong>2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai. </strong></p>
<p>Bisa anda lihat <a href="http://keramik88.com/cetakan-keramik/daur-ulang-gypsum.html">disini</a> . Oops&#8230;,<strong> </strong>ternyata sudah saya terjemahkan kedalam bahasa Inggris. Baiklah saya bahas lagi, Gypsum bekas masih bisa dipakai lagi, biasanya untuk boneka, kapur tulis, vas bunga dari gypsum dan sebagainya. Tetapi bagaimana cara untuk mendaur ulang?</p>
<p>Pastinya harus dihancurkan dulu, bisa manual atau memakai mesin. Yang penting harus halus menjadi  bubuk . Kalau pakai mesin, memakai Hammermill, Jaw crusher.</p>
<p>Setelah siap menjadi bubuk, siapkan wajan besar dari aluminium atau wajan dari besi baja. Masukkan bubuk gypsum bekas tadi, goreng diatas api yang tidak terlalu besar. Diaduk aduk terus, pertama terasa  berat, lama kelamaan akan terasa ringan, ini menandakan bahwa proses penggorengan akan selesai atau cukup. Dinginkan, coba dicampur dengan air dengan perbandingan air 60 gypsum 100. Air dimasukkan dulu baru gypsum, aduk sampai kental dan tuangkan kesembarang tempat. kalau mengeras berarti penggorengan tadi cukup baik.</p>
<p>Kalau tidak mengeras, kemungkinan waktu penggorengan kurang lama atau terlalu lama.  Mesti dicoba sendiri.</p>
<p><strong>3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  misalnya jatuh pecah, kerusakan pada waktu proses pembakaran seperti retak, gupil dsb</strong></p>
<p>Pecahan keramik seperti ini, biasanya dibuang. Sebetulnya bahan buangan tersebut masih bisa dipakai lagi, dan bila dicampurkan kedalam campuran keramik, akan mengurangi keretakan pada proses produksi, serta bisa mengurangi kerusakan yang biasanya muncul pada hasil pembakaran seperti retak seribu. dan mengurangi penyusutan bahan setelah proses pencetakan dan pembakaran.<strong> </strong></p>
<p>Pecahan keramik tersebut dihancurkan dulu sampai sebesar biji jagung, untuk memudahkan proses penggilingan. Bisa dicampurkan kedalam campuran keramik sampai 30%.</p>
<p><strong>4. Kapsel, atau tempat untuk membakar piring, cangkir, mangkok</strong></p>
<p>Kapsel, atau Saggar adalah tempat untuk piring, cangkir agar bisa ditumpuk sampai atas. Kalau pecah, masih bisa didaur ulang dijadikan Kapsel lagi dengan menambahkan tanah liat dan kaolin. Kalau masih banyak bisa dicampurkan kedalam campuran bahan sampai 10%. Ini bersifat Grog.</p>
<p><strong>5. Kertas decal yang sudah terbuang.</strong></p>
<p>Kertas decal yang sudah dipakai, biasanya dibuang. Tetapi kalau mau dimanfaatkan bisa digunakan untuk kertas daur ulang atau Recycle Paper.</p>
<p>Bagaimana caranya? mungkin sudah banyak yang sudah memanfaatkannya.</p>
<p>Celupkan kertas buangan tadi kedalam air selama 12 jam, lebih lama lebih baik. Kalau kertas koran tidak perlu terlalu lama. Tetapi kertas sisa decal ini mempunyai serat yang rapat dan keras, tidak mengandung bahan pengisi. Jadi harus cukup lama. Setelah itu ambil blender yang biasa dipakai rumah tangga untuk menghaluskan buah, sambal dsb. Masukkan air kurang lebih 2 sampai 3 kali volume kertas. blender sampai halus. sehingga menjadi bubur kertas.  Masukkan kedalam ember/ tempat yang besar seperti tempat mandi anak-anak dari plastik, maukkan air dulu baru bubur kertas tadi. banyaknya air tergantung dari mau setebal apa kertas yang akan dibuat. Siapkan pigora kayu sebesar yang anda inginkan, misalnya sebesar kertas A4, 20X30 cm. Pasang plastik kasa nyamuk seperti memasang kanvas lukisan, atau seperti memasang kain screen pada sablon.  Masukkan kasa tadi yang sudah dipasang pigora kayu kedalam air bercampur bubuk kertas. Angkat lurus keatas pigora tsb. seperti menyaring sesuatu.  sehingga terdapat lapisan bubuk kertas tadi. Jemur hingga kering. Setelah kering kertas akan terkelupas dan anda telah berhasil membuat kertas daur ulang.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>recycled gypsum (daur ulang gypsum)</title>
		<link>http://keramik88.com/cetakan-keramik/daur-ulang-gypsum.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/cetakan-keramik/daur-ulang-gypsum.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 22:33:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cetakan Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Mineral]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1213</guid>
		<description><![CDATA[gypsum recycling is mostly done, among others, to make statues, dolls, vases of flowers, and chalk. But how? for the recycling business, when I was working in the factory plate, no one wasted. gypsum to make another mold, broken biscuits for a mixture of raw materials, kapsel (container where the plate) milled again for making [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>gypsum recycling is mostly done, among others, to make statues, dolls, vases of flowers, and chalk. But how? for the recycling business, when I was working in the factory plate, no one wasted. gypsum to make another mold, broken biscuits for a mixture of raw materials, kapsel (container where the plate) milled again for making kapsel materials. broken plate to mix raw materials. power is not like before.<span id="more-1213"></span><br />
<iframe src="http://rcm.amazon.com/e/cm?lt1=_blank&#038;bc1=000000&#038;IS2=1&#038;bg1=FDFDFD&#038;fc1=000000&#038;lc1=0000FF&#038;t=freete-20&#038;o=1&#038;p=8&#038;l=as1&#038;m=amazon&#038;f=ifr&#038;asins=B0016LUORQ" style="width:120px;height:240px;" scrolling="no" marginwidth="0" marginheight="0" frameborder="0"></iframe><br />
So I add a mixture of pure 1:1. Gypsum mold first broken into small pieces using jaw crusher and then milled again using hummer mill, to create a more refined grains, then filtered. Prepare a big aluminum pan, enter the gypsum powder which was filtered, cook with fire enough, recommended using a wide range head. Toss and roll on, first it was heavy, but when it&#8217;s slow enough to be light. After a fairly mild, just be lifted. cooled to be used. I do not measure how many degrees at the time to mature. To make gypsum from the raw materials I&#8217;ve never tried. I read in the literature contains gypsum hydrated calcium sulfate (CaSO4.2H2O), the more content the better   (like gypsum Paris). CaSO4.2H2O containing among others: Selenite, Alabaster, Satin Spar which is the staple manufacture Gypsum. Raw materials are all transparent like crystal. Maybe you&#8217;ve heard from Marble Alabaster craft? How do I manage it? do not ask about it because I have never made. Anyone?</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/cetakan-keramik/daur-ulang-gypsum.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara mencetak vas bunga</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 06:02:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cetakan Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1168</guid>
		<description><![CDATA[Mencetak vas bunga bisa menggunakan beberapa macam cara, misalnya teknik putar, memijit atau menekan dengan tangan, dan disini saya mencoba untuk menjelaskan memakai teknik casting atau menuang.
Bagaimana mencetak vas bunga. Pertama siapkan cetakkan dari gybsum, cara membuat cetakan bisa dilihat disini.
Ini adalah cetakan vas bunga yang dibagi menjadi 3 potong. Sisi kiri, kanan dan bawah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mencetak vas bunga bisa menggunakan beberapa macam cara, misalnya teknik putar, memijit atau menekan dengan tangan, dan disini saya mencoba untuk menjelaskan memakai teknik casting atau menuang.</p>
<p>Bagaimana mencetak vas bunga. Pertama siapkan cetakkan dari gybsum, cara membuat cetakan bisa dilihat <a href="http://keramik88.com/keramik/membuat-cetakan-gypsum.html">disini</a>.</p>
<div id="attachment_1176" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1176" title="cara-mencetak-vas-bunga-1" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-1.gif" alt="cetakan vas bunga" width="255" height="223" /><p class="wp-caption-text">cetakan vas bunga</p></div>
<p>Ini adalah cetakan vas bunga yang dibagi menjadi 3 potong. <span id="more-1168"></span>Sisi kiri, kanan dan bawah. Ada juga yang hanya memerlukan 2 bagian. Kalau sisi bawahnya datar.</p>
<div id="attachment_1177" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1177" title="cara-mencetak-vas-bunga-2" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-2.gif" alt="menuang cairan bahan keramik ke cetakan" width="255" height="315" /><p class="wp-caption-text">menuang cairan bahan keramik ke cetakan</p></div>
<p>Satukan ketiga bagian cetakan dengan menggunakan karet dari potongan bekas ban mobil. Jangan sampai longgar agar tidak bocor.<br />
Tuangkan cairan bahan keramik kedalam cetakan perlahan agar tidak mengeluarkan gelembung.</p>
<div id="attachment_1178" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1178" title="cara-mencetak-vas-bunga-3" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-3.gif" alt="tunggu 20 menit" width="255" height="348" /><p class="wp-caption-text">tunggu 20 menit</p></div>
<p>Setelah sampai penuh, tunggu sekitar 15-20 menit agar ketebalannya mencukupi. Biasanya tebal 6mm sudah cukup. Kalau vas bunga yang lebih besar, ketebalan sebaiknya ditambah.</p>
<div id="attachment_1179" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1179" title="cara-mencetak-vas-bunga-4" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-4.gif" alt="menuang kembali sisa cairan ketempat semula" width="255" height="323" /><p class="wp-caption-text">menuang kembali sisa cairan ketempat semula</p></div>
<p>Tuangkan cairan keramik tadi setelah ketebalannya cukup, ketempat semula. Yang nantinya bisa dipakai kembali</p>
<div id="attachment_1180" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1180" title="cara-mencetak-vas-bunga-5" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-5.gif" alt="tunggu 20 menit lagi" width="255" height="327" /><p class="wp-caption-text">tunggu 20 menit lagi</p></div>
<p>Tunggu lagi sampai bahan keramik tadi agak kering sehingga cukup kuat untuk dikeluarkan, sekitar 15 sampai 20 menit. tergantung bahan yang dipakai.</p>
<div id="attachment_1181" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1181" title="cara-mencetak-vas-bunga-6" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-6.gif" alt="mencetak vas bunga" width="255" height="212" /><p class="wp-caption-text">mencetak vas bunga</p></div>
<p>Bila dilihat dari atas terlihat ketebalan dari bahan keramik tadi.</p>
<div id="attachment_1182" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1182" title="cara-mencetak-vas-bunga-7" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-7.gif" alt="cetakan setelah dibuka" width="255" height="215" /><p class="wp-caption-text">cetakan setelah dibuka</p></div>
<p>Cetakan setelah dibuka<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1183" title="cara-mencetak-vas-bunga-8" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-8.gif" alt="cara-mencetak-vas-bunga-8" width="255" height="260" /><br />
Saya memotong hasul cetakan tadi menjadi dua agar terlihat penampang dan ketebalannya.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara membuat cetakan keramik yang benar</title>
		<link>http://keramik88.com/cetakan-keramik/cara-membuat-cetakan-keramik-yang-benar.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/cetakan-keramik/cara-membuat-cetakan-keramik-yang-benar.html#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Nov 2009 13:51:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cetakan Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Cara membuat cetakan keramik yang benar]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=968</guid>
		<description><![CDATA[Untuk membuat cetakan keramik, disini saya menjelaskan bagaimana cara membuat cetakan keramik untuk casting atau system tuang. Pada prinsipnya semua cetakan yang terbuat dari bahan keras pasti mengikuti prinsip ini. Kecuali bila bahan cetakannya terbuat dari bahan yang lentur seperti Silicon Rubber. Ada juga yang tidak mengikuti prinsip ini yaitu membuat patung dari perunggu, kuningan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Untuk membuat cetakan keramik, disini saya menjelaskan bagaimana cara membuat cetakan keramik untuk casting atau system tuang. Pada prinsipnya semua cetakan yang terbuat dari bahan keras pasti mengikuti prinsip ini. Kecuali bila bahan cetakannya terbuat dari bahan yang lentur seperti Silicon Rubber. Ada juga yang tidak mengikuti prinsip ini yaitu membuat patung dari perunggu, kuningan seperti pada pembuatan patung yang ada di Trowulan, Malang ( Jawa Timur ). Sedikit saya ceritakan mungkin berguna bagi anda. Untuk membuat patung <span id="more-968"></span>di Trowulan,</p>
<p>pertama patung2 itu dibuat dari lilin yang sudah dicetak dahulu. Setelah itu hasil cetakan berupa lilin itu dibungkus dengan tanah liat yang dicampur pasir agar tidak mudah retak. Kemudian cetakan tanah liat yang didalamnya sudah ada patung lilin dikeringkan dengan sendirinya tanpa di jemur di matahari ( bisa leleh ). Setelah kering, lilin dikeluarkan dengan cara dipanasi dengan api kayu dll. Setelah lilinya tertuang semua, baru cetakan tersebut dituang dengan cairan perunggu atau tembaga. Itulah sekilas mengenai cetakan perunggu.</p>
<p>Kalau cetakan casting atau system tuang, anda bisa lihat kedua gambar dibawah. Warna coklat ditengah adalah model yang akan dibuat cetakan. sedangkan diluarnya adalah cetakan gypsum. Agar modelnya bisa diambil lagi setelah cetakan jadi, dan hasil tuang bisa dikeluarkan, cetakan harus dibagi menjadi dua bagian. Gambar 1 adalah membagi cetakan yang benar. Yaitu bagian atas dan bawah bila dibuka tidak ada yang tersangkut dengan model.</p>
<p>Gambar 2. membagi cetakan yang salah.Bagian A tidak tersangkut, sedang Bagian B tersangkut oleh model atau tidak bisa dibuka.</p>
<div id="attachment_969" class="wp-caption alignnone" style="width: 180px"><img class="size-full wp-image-969" title="cetakan-benar" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/11/cetakan-benar.gif" alt="Gambar 1" width="170" height="170" /><p class="wp-caption-text">Gambar 1</p></div>
<div id="attachment_970" class="wp-caption alignnone" style="width: 180px"><img class="size-full wp-image-970" title="cetakan-salah" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/11/cetakan-salah.gif" alt="Gambar 2" width="170" height="170" /><p class="wp-caption-text">Gambar 2</p></div>
<p>Cara membuat cetakan gypsum selengkapnya <a href="http://keramik88.com/keramik/membuat-cetakan-gypsum.html"><strong>lihat disini </strong></a><br />
<a href="http://www.ziddu.com/download/8614141/Caramembuatcetakankeramikyangbenar.pdf.html"><img class="alignnone size-full wp-image-1235" title="download link" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2010/02/download-link.gif" alt="download link" width="127" height="34" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/cetakan-keramik/cara-membuat-cetakan-keramik-yang-benar.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
