Visitor Keramik88


View My Stats

Grosir PIN

PIN

Mesin Press Kaos & MUG

Flat-Heat-Press-Machine-CE

Slider

[cycloneslider id="slider1"]

keramik

Cara menuang cairan/bubur keramik ke cetakan

How to pour the liquid / slurry into the ceramic mold

Sebelum anda menuang cairan/bubur keramik kedalam cetakan gypsum, periksa dulu cairan dangan terlalu encer atau terlalu kental. Cara mengukur bisa anda lihat disini

 

Setelah memenuhi syarat yang di anjurkan, siapkan cetakan, buka belahan cetakan satu persatu, bersihkan sisa-sisa bahan yang kering bekas cetakan sebelumnya dengan menggunakan kuas, lebih baik lagi bila anda menggunakan semprotan angin dari compressor.

Bila tidak bersih, bahan sisa yang kering akan menempel dan masuk di hasil cetakan yang baru, mengakibatkan terpisahnya bahan kering dengan bahan yang baru dicetak, akan memisah menimbulkan retak, sehingga tidak bisa dipakai.

Setelah bersih, pasang kembali belahan cetakan menjadi satu, diikat dengan ban dalam bekas mobil, yang digunting selebar 1-2 cm, tergantung besar kecilnya cetakan yang digunakan. Pastikan karet pengikat benar kuat, karena bila tidak tekanan dari cairan keramik akan mendesak keluar, cairan/bubur akan keluar melalui celah cetakan. Continue reading

Types of Pottery

Ceramics
Originally from the Greek keramos meaning pottery.
Of or relating to the manufacture of, or any product such as earthenware, porcelain, or brick, made essentially from a nonmetallic mineral such as clay, by firing at a high temperature.


Clay
Clay is the basic material of pottery and has two distinct characteristics – it can be moulded and it hardens on firing to form a brittle but otherwise virtually indestructible material that is not harmed by any of the corrosive agents that attack metals or organic materials.

Pottery
Pottery is made of clay and is permanently hardened by firing in a kiln. The nature and type of pottery is determined by the composition of the clay and the way it is prepared, the temperature at which it is fired, and the glaze used. There are three basic types of pottery; Earthenware, Stoneware and Porcelain.

Earthenware
Earthenware was the first kind of pottery made, dating back about 9,000 years. In the 20th century, it is still widely used. It is pottery that has not been fired to the point of vitrification and is thus slightly porous and coarser than stoneware and porcelain. It is made waterproof by the application of a tin or clear glaze. Nearly all ancient, Continue reading

Cara menuangkan lumpur keramik kedalam cetakan


Sebelum anda menuang lumpur ( slurry ) keramik, harus di periksa kekentalannya, jangan terlalu cair atau terlalu kental. Cara pengukurannya bisa anda lihat pada halaman ini.

Setelah semua memenuhi persyaratan yang ditentukan, siapkan cetakan, buka cetakan satu persatu, bersihkan dari sisa bahan yang kering dengan menggunakan kuas, yang lebih baik menggunakan angin. Bila tidak bersih, sisa bahan yang kering akan menempel dan masuk didalam atau dipermukaan hasil cetakan, yang nantinya akan memisah setelah kering dan tidak bisa dipakai.

Setelah bersih tangkupkan kembali cetakan menggunakan pengikat dari karet ban dalam mobil bekas yang digunting selebar 1,5 – 2 cm, tergantung besarnya cetakan yang digunakan. Pastikan karetnya mengikat dengan kuat bila tidak, cetakan akan ditekan oleh lumpur, dan lumpur keramik akan keluar melalui celah bagian cetakan. Kalau lumpur keramik terlalu cair, lumpur akan lebih mudah keluar melalui celah cetakan yang sudah aus.

Sekarang sudah bisa memulai menuangkan lumpur keramik kedalam cetakan. Tuang secara perlahan dan jangan berhenti kalau belum penuh, karena kalau berhenti sebentar ditengah, akan timbul garis melingkar pemisah, terutama bila lumpur keramik terlalu kental. Setelah penuh ( lihat pada gambar dibawah ), Continue reading

Studio Keramik PPPPTK Yogyakarta

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga guru produktif untuk Sekolah Menengah Kejuruan, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Sleman Yogyakarta akan menyelenggarakan Diklat Alih Fungsi/Spesialisasi (Diklat Produktif Kompetensi Dasar).

Meteri yang diajarkan:

Proses Desain Keramik
Memberikan dasar penguasaan kompetensi teknis dalam membuat produk kriya keramik agar peserta kompeten untuk membuat produk kriya keramik sesuai prosedur dan modul yang dipelajari

Materi diklat ini berisi beberapa kompetensi dan sub kompetensi keahlian kriya keramik yang terdiri dari teknik pembentukan tangan, teknik pembentukan putar, teknik pembentukan cetak, dekorasi dan pembakaran. Persiapan bahan menjadi bagian yang melekat dengan kompetensi yang dipelajari.
Hasil diklat berupa produk kriya keramik berupa benda fungsional maupun benda seni sesuai modul yang dipelajari

2.Mengolah Tanah Liat Plastis Teknik Kering (Manual) Continue reading

Mencampur bahan keramik

Mencampur bahan keramik, pada awalnya hanya dicampur dengan tangan dan cangkul, kemudian diinjak-injak dengan kaki, kemudian ditambahkan air sedikit demi sedikit sampai merata. setelah itu baru dicampur air dengan ditambahkan Water Glass untuk mengurangi penambahan air, penambahan Water Glass ini untuk mencetak keramik tuang. Bila untuk mencetak memakai mesin jigger hanya ditamnbahkan air saja.

Setelah teknik keramik semakin maju, sekarang menggunakan Ball Mill untuk mencampur bahan keramik. Ball mill adalah tabung dari besi yang dilapisi batu ( lining Stone ) atau memakai karet, untuk menghindari pengikisan besi tabung. dengan memakai lapisan karet Ball mill, akan lebih efisien, waktu penggilingan lebih cepat dan menghemat listrik. Didalam Ball mill, diisi dulu dengan batu, yang disebut Ball stone.

Agar lebih cepat halus, volume Ball Stone, bahan baku, air harus setengah volume Ball mill. Dibawah ini adalah gambar penampang dari Ball Mill, menunjukkan bahan keramik yang sudah halus. Kalau bahan baru masuk, ketinggian bisa 3/4 bagian Ball Mill.

Continue reading

Keramik


Di Indonesia keramik dikenal dengan Gerabah, Tembikar atau periuk belanga. Pada jaman Hindu sudah dikenal keramik, dengan peninggalan tembikar, peralatan  untuk makan, tempat penyimpanan mayat seperti di Irian, Sulawesi, kepulauan Nusa Tenggara dan Maluku.

Diatas adalah foto keramik jaman Neolithicum ( neolithic ceramic )

Semula pembuatan keramik ditujukan untuk tempat menyimpan bahan makanan, dan peralatan untuk makan, pada waktu itu pembuatannya sangat kasar, dibuat memakai tangan, dengan dekorasi yang mempunyai ciri khas jamannya. Yang kemudian ditemukannya alat putar sehingga pembuatan belanga dan sebagainya lebih baik.

Setelah itu keramik tidak hanya digunakan untuk keperluan untuk dipakai tetapi juga untuk karya seni, seperti patung untuk pemujaan. Dan pada jaman itu mereka percaya bahwa barang yang dibuat dari keramik mempunya kekuatan gaib. Sehingga ditempat pemujaan, tempat pemakaman jenasah banyak diletakkan patung dari keramik.

Pada jaman Mesopotamia banyak patung binatang, manusia yang dibuat dari keramik.

Pengertian keramik

Yang disebut keramik adalah benda, barang, yang terbuat dari bahan tanah liat, yang setelah kering dibakar sehingga tidak mudah hancur bila terkena air atau hujan.

Keramik dibedakan dalam dua golongan besar, yaitu : Continue reading

Identifikasi Umur keramik

OLEH YURNALDI

KOMPAS.com — Berbagai laporan dan dokumentasi kuno menyebutkan, di perairan Indonesia terdapat puluhan ribu kapal tenggelam. Kapal-kapal karam beserta muatan berharganya, dari abad ke-4 sampai dengan Perang Dunia II, tentu menjadi peninggalan budaya bawah air yang menarik dikaji.

Selain menarik dikaji, kapal tenggelam beserta muatannya telah menjadi komoditas ekonomis dengan nilai jual tinggi. Buktinya, hasil pengangkatan kapal tenggelam di Laut Jawa, sekitar 12 mil perairan utara Cirebon, Jawa Barat, nilai jualnya ditaksir minimal Rp 720 miliar.

Sebelum ada pengangkatan yang telah memperoleh izin dari pemerintah itu, Continue reading

Membuat patung dari Gypsum

Gypsum, selain untuk cetakan pada industri keramik, juga digunakan untuk, perhiasan atap dirumah, patung, vas bunga, cetakan gigi, kedokteran, dan banyak lagi.

kali ini saya akan membahas masalah membuat patung dari gypsum. ada beberapa cara membuat patung.

1. Membuat patung dengan mengukir langsung bisa menggunakan alat ukir kecil-kecil yang banyak dijual ditoko buku, atau memakai alat ukir yang biasa untuk menyungging wayang. pertama harus ada bahan gypsum yang sudah berupa balok siap untuk diukir. Cara mencampur  gypsum bisa anda baca disini.

2. Membuat patung melalui cetakan berarti menggandakan patung. Cetakan bisa dibuat dengan bahan gypsum, resin, dan silicone rubber.

Cetakan gypsum. Patung yang akan digandakan dilapisi dengan mentega yang dicairkan dulu dan dikuaskan dipermukaan patung, atau bisa menggunakan semacam semir sepatu, vaselin.  gunanya agar patung tidak lengket dengan cetakan gypsum. Cara membuat cetakan, Continue reading

Langganan Artikel

Artikel baru akan selalu dikirim ke Email anda bila mendaftar, isi alamat Email yang benar, klik Daftar. Setelah itu cek Email anda untuk konfirmasi dengan klik link yang dikirim. Untuk lebih jelasnya, lihat "Cara Daftar" diatas

Masukkan alamat Email:

Delivered by FeedBurner

Video keramik88