<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keramik88.com &#187; Casting</title>
	<atom:link href="http://keramik88.com/category/keramik/casting/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keramik88.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Feb 2012 14:23:42 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.2</generator>
		<item>
		<title>Cara menuang cairan/bubur keramik ke cetakan</title>
		<link>http://keramik88.com/ceramic-printing/cara-menuang-cairanbubur-keramik-ke-cetakan.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/ceramic-printing/cara-menuang-cairanbubur-keramik-ke-cetakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Oct 2011 11:53:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Casting]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic Printing]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[Tips Trik Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Cara menuang cairan/bubur keramik ke cetakan]]></category>
		<category><![CDATA[casting]]></category>
		<category><![CDATA[How to pour the liquid / slurry into the ceramic mold]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=3156</guid>
		<description><![CDATA[How to pour the liquid / slurry into the ceramic mold Sebelum anda menuang cairan/bubur keramik kedalam cetakan gypsum, periksa dulu cairan dangan terlalu encer atau terlalu kental. Cara mengukur bisa anda lihat disini &#160; Setelah memenuhi syarat yang di anjurkan, siapkan cetakan, buka belahan cetakan satu persatu, bersihkan sisa-sisa bahan yang kering bekas cetakan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>How to pour the liquid / slurry into the ceramic mold</strong></p>
<p>Sebelum anda menuang cairan/bubur keramik kedalam cetakan gypsum, periksa dulu cairan dangan terlalu encer atau terlalu kental. Cara mengukur bisa anda lihat <a href="http://keramik88.com/ceramic-problems/how-to-test-your-slip.html">disini</a></p>
<p><a href="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/10/menuang-cairan-bahan-keramik.jpg"><img class="size-full wp-image-3157 alignleft" title="menuang cairan bahan keramik" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/10/menuang-cairan-bahan-keramik.jpg" alt="" width="145" height="220" /></a></p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Setelah memenuhi syarat yang di anjurkan, siapkan cetakan, buka belahan cetakan satu persatu, bersihkan sisa-sisa bahan yang kering bekas cetakan sebelumnya dengan menggunakan kuas, lebih baik lagi bila anda menggunakan semprotan angin dari compressor.</p>
<p>Bila tidak bersih, bahan sisa yang kering akan menempel dan masuk di hasil cetakan yang baru, mengakibatkan terpisahnya bahan kering dengan bahan yang baru dicetak, akan memisah menimbulkan retak, sehingga tidak bisa dipakai.</p>
<p>Setelah bersih, pasang kembali belahan cetakan menjadi satu, diikat dengan ban dalam bekas mobil, yang digunting selebar 1-2 cm, tergantung besar kecilnya cetakan yang digunakan. Pastikan karet pengikat benar kuat, karena bila tidak tekanan dari cairan keramik akan mendesak keluar, cairan/bubur akan keluar melalui celah cetakan.<span id="more-3156"></span></p>
<p>Gambar diambil dari http://www.caribicdesign.com/process.php</p>
<p>Sekarang anda bisa mulai menuang cairan/bubur keramik . Tuang perlahan jangan berhenti  jika belum penuh. Karena bila anda berhenti ditengah, aka nada garis melingkar pemisah, terutama bila cairan yang anda gunakan terlalu kental.</p>
<p>Tunggu 10-25 menit , tergantung jenis bahan dan viscosity bahan, sampai pada tepi cetakan membentuk lapisan  yang lebih keras, biasanya sekitar 4-6 cm ketebalan, tergantung besar kecilnya cetakan. Semakin besar, harusnya semakin tebal. Semakin tebal, memerlukan waktu yang lebih lama. Saya biasanya menempatkan jam dinding yang agak besar agar mudah dilihat.</p>
<p>Setelah menunggu beberapa waktu sampai ketebalan yang dikehendaki, atau melihat jam dinding dan waktunya untuk menuangkan kembali cairan/bubur keramik  dari dalam cetakan ke tempat tuangan yang berupa saluran menuju sumur pengaduk cairan/bubur.</p>
<p>Tunggu lagi 20-25 menit, tergantung juga bahan yang dipakai, biasanya yang thixotropynya rendah lebih cepat. Bila terlalu cepat, bahan masih lemah/lembek/lunak bentuknya akan berubah dan susah dikeluarkan dari cetakan, kalau terlalu lama akan retak terutama bila cetakan berukir, cetakan cangkir atau teko.</p>
<p>Cetakan yang sudah dipakai 3-4 kali harus dikeringkan, karena sudah mengandung banyak air. Bisa dijemur di panas matahari selama  1-2 hari, atau dibiarkan di suhu ruangan 3-4 hari, atau dengan pengering buatan, asal tidak lebih dari 60 derajat celcius</p>
<p>Artkel serupa baca <a href="http://keramik88.com/ceramic-mould/casting-with-ceramic-molds.html">disini</a></p>
<p>Video pendukung:<br />
<em>Casting:</em> Video ini memperlihatkan cara mulai menuangkan cairan/bubur keramik ke dalam cetakan, sampai mengeluarkan dari cetakan. Tahap demi tahap anda akan lebih mudah memahami proses mencetak menggunakan system tuang atau casting.</p>
<p><a href="http://www.4shared.com/file/C-gNZIEG/Casting.html"><img class="size-full wp-image-3170 alignnone" title="Casting" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/10/Casting.jpg" alt="" width="300" height="177" /></a></p>
<p>Klik foto untuk download</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/ceramic-printing/cara-menuang-cairanbubur-keramik-ke-cetakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara menuangkan lumpur keramik kedalam cetakan</title>
		<link>http://keramik88.com/ceramic-mould/cara-menuangkan-lumpur-keramik-kedalam-cetakan.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/ceramic-mould/cara-menuangkan-lumpur-keramik-kedalam-cetakan.html#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Mar 2011 12:12:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Casting]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic Mould]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Cara menuangkan lumpur keramik kedalam cetakan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=2586</guid>
		<description><![CDATA[Sebelum anda menuang lumpur ( slurry ) keramik, harus di periksa kekentalannya, jangan terlalu cair atau terlalu kental. Cara pengukurannya bisa anda lihat pada halaman ini. Setelah semua memenuhi persyaratan yang ditentukan, siapkan cetakan, buka cetakan satu persatu, bersihkan dari sisa bahan yang kering dengan menggunakan kuas, yang lebih baik menggunakan angin. Bila tidak bersih, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--Google_ad_section_start--><br />
Sebelum anda menuang lumpur ( slurry ) keramik, harus di periksa kekentalannya, jangan terlalu cair atau terlalu kental. Cara pengukurannya bisa anda lihat pada halaman ini.</p>
<p>Setelah semua memenuhi persyaratan yang ditentukan, siapkan cetakan, buka cetakan satu persatu, bersihkan dari sisa bahan yang kering dengan menggunakan kuas, yang lebih baik menggunakan angin. Bila tidak bersih, sisa bahan yang kering akan menempel dan masuk didalam atau dipermukaan hasil cetakan, yang nantinya akan memisah setelah kering dan tidak bisa dipakai.</p>
<p>Setelah bersih tangkupkan kembali cetakan menggunakan pengikat dari karet ban dalam mobil bekas yang digunting selebar 1,5 – 2 cm, tergantung besarnya cetakan yang digunakan. Pastikan karetnya mengikat dengan kuat bila tidak, cetakan akan ditekan oleh lumpur, dan lumpur keramik akan keluar melalui celah bagian cetakan. Kalau lumpur keramik terlalu cair, lumpur akan lebih mudah keluar melalui celah cetakan yang sudah aus.</p>
<p>Sekarang sudah bisa memulai menuangkan lumpur keramik kedalam cetakan. Tuang secara perlahan dan jangan berhenti kalau belum penuh, karena kalau berhenti sebentar ditengah, akan timbul garis melingkar pemisah, terutama bila lumpur keramik terlalu kental. Setelah penuh ( lihat pada gambar dibawah ),<span id="more-2586"></span></p>
<p><a href="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/03/P1160226.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-2587" title="P1160226" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/03/P1160226.gif" alt="" width="400" height="298" /></a></p>
<p>Tunggu 15-20 menit sampai pada tepi cetakan terdapat lumpur yang membentuk lapisan, semakin lama semakin tebal. Biasanya memerlukan ketebalan  4-5 mm, semakin besar cetakan, semakin tebal pula lapisannya supaya bisa diangkat dari cetakan. Semakin tebal juga memerlukan waktu lebih lama. Untuk mengetahui ketebalan yang dibutuhkan saya meletakkan jam dinding besar agar mudah untuk dilihat.</p>
<p><a href="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/03/P1160227.gif"><img class="aligncenter size-full wp-image-2588" title="P1160227" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2011/03/P1160227.gif" alt="" width="400" height="308" /></a></p>
<p>Setelah menunggu selama waktu yang ditentukan dan ketebalan yang diinginkan, cairan lumpur keramik sudah saatnya dituang keluar melalui saluran yang disediakan, agar lumpur kembali ketempat semula ( sumur lumpur ).</p>
<p>Tunggu sampai lapisan ditepi cetakan cukup kuat, biasanya sekitar 15-20 menit. Belahan cetakan bisa mulai dibuka. Jangan terlalu lunak juga jangan terlalu kering, kalau terlalu lunak, ketika dibuka akan merubah bentuk, kalau terlalu kering akan mengalami retak terutama bila terdapat ukiran. Angkat dengan perlahan dan letakkan diatas papan yang bersih dan kering.</p>
<p>Cetakan setelah dipakai 3-4 kali harus dijemur dipanas matahari atau pengering buatan asal tidak lebih dari 60 derajat celcius. Kalau cetakan terlalu basah akan mengakibatkan permukaan hasil cetakan terdapat gelembung udara atau pinhole.</p>
<p>Hasil cetakan keramik ( greenware ) dikeringkan dibawah sinar matahari ( 1-2 hari ) atau dibiarkan kering sendiri ( 3-4 hari ), baru bisa di finishing, dilapisi glasir dan dibakar<br />
<!--Google_ad_section_end--></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/ceramic-mould/cara-menuangkan-lumpur-keramik-kedalam-cetakan.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Performance optimized by W3 Total Cache. Learn more: http://www.w3-edge.com/wordpress-plugins/

Served from: keramik88.com @ 2012-02-05 23:59:07 -->
