<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>keramik88 &#187; keramik</title>
	<atom:link href="http://keramik88.com/category/keramik/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://keramik88.com</link>
	<description>belajar keramik, tutorial</description>
	<lastBuildDate>Wed, 02 Jun 2010 06:50:56 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Identifikasi Umur keramik</title>
		<link>http://keramik88.com/website/identifikasi-umur-keramik.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/website/identifikasi-umur-keramik.html#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 31 May 2010 00:45:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Website]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Identifikasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1334</guid>
		<description><![CDATA[OLEH YURNALDI
KOMPAS.com — Berbagai laporan dan dokumentasi kuno menyebutkan, di perairan Indonesia terdapat puluhan ribu kapal tenggelam. Kapal-kapal karam beserta muatan berharganya, dari abad ke-4 sampai dengan Perang Dunia II, tentu menjadi peninggalan budaya bawah air yang menarik dikaji.
Selain menarik dikaji, kapal tenggelam beserta muatannya telah menjadi komoditas ekonomis dengan nilai jual tinggi. Buktinya, hasil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_1333" class="wp-caption alignnone" style="width: 410px"><a href="http://sains.kompas.com/read/2010/05/20/08530298/Mengidentifikasi.Umur.Keramik"><img class="size-full wp-image-1333" title="kompas" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2010/05/kompas.png" alt="kompas dot com" width="400" height="250" /></a><p class="wp-caption-text">kompas dot com</p></div>
<p>OLEH YURNALDI</p>
<p><a href="http://sains.kompas.com/read/2010/05/20/08530298/Mengidentifikasi.Umur.Keramik"><strong>KOMPAS.com </strong></a>— Berbagai laporan dan dokumentasi kuno menyebutkan, di perairan Indonesia terdapat puluhan ribu kapal tenggelam. Kapal-kapal karam beserta muatan berharganya, dari abad ke-4 sampai dengan Perang Dunia II, tentu menjadi peninggalan budaya bawah air yang menarik dikaji.</p>
<p>Selain menarik dikaji, kapal tenggelam beserta muatannya telah menjadi komoditas ekonomis dengan nilai jual tinggi. Buktinya, hasil pengangkatan kapal tenggelam di Laut Jawa, sekitar 12 mil perairan utara Cirebon, Jawa Barat, nilai jualnya ditaksir minimal Rp 720 miliar.</p>
<p>Sebelum ada pengangkatan yang telah memperoleh izin dari pemerintah itu, <span id="more-1334"></span>pengangkatan ilegal dari dulu sampai sekarang masih terus berlangsung. &#8220;Kini, pihak kepolisian tengah melakukan penyelidikan terhadap pengangkatan benda cagar budaya (BCB) di daerah Blanakan, Kabupaten Subang, yang diduga (kembali) melibatkan seorang arkeolog maritim Berger Michael Hatcher,&#8221; kata Direktur Peninggalan Bawar Air, Direktorat Jenderal Sejarah dan Purbakala Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Surya Helmi.</p>
<p>Kasus-kasus sebelumnya, Berger Michael Hatcher berhasil melelang tinggalan arkeologi dasar laut Indonesia secara ilegal. Warga negara Australia kelahiran Inggris tahun 1940 itu menjadi miliarder setelah menemukan 225 batang emas dan 160.000 buah keramik di perairan Riau. Hasil jarahannya itu dilelang di Balai Lelang Christie, Amsterdam, tahun 1986 senilai 16 juta dollar AS.</p>
<p>Kasus-kasus pencurian BCB dasar laut ini tidak saja menyebabkan rusaknya situs karena tak mengindahkan nilai kultural, tetapi Indonesia juga akan kehilangan informasi yang penting bagi pengembangan ilmu pengetahuan, pendidikan karakter bangsa dan sejarah perjuangan bangsa.</p>
<p>Muatan keramik</p>
<p>Dari kapal-kapal tenggelam, hampir selalu keramik ditemukan dalam jumlah relatif besar. Bambang Budi Utomo dari Puslitbang Arkenas yang menjadi editor buku Kapal Karam Abad ke-10 di Laut Jawa Utara Cirebon mengatakan, kapal tenggelam yang artefaknya telah diangkat berasal dari kapal niaga, barang dagangannya sebagian besar, bahkan hampir 90 persen berupa keramik. Selebihnya adalah tembikar dan barang-barang kaca.</p>
<p>Pihak perusahaan pengangkat artefak dasar laut di laut Jawa utara Cirebon melaporkan, benda yang diangkat berjumlah 541.341 buah, terdiri dari 519.942 buah benda keramik dan 21.399 buah benda-benda dari berbagai bahan, seperti kayu, kaca, logam, dan lain-lain.</p>
<p>Dari 256.943 buah keramik yang bernilai ekonomis, sebanyak 221.124 buah adalah porselin dan bahan batuan, sementara sebanyak 35.819 buah adalah terbikar. Dari jumlah ratusan ribu buah keramik itu, setidaknya terdapat sembilan bentuk wadah, yaitu mangkuk, piring, cepuk, pasu, teko, guci, buli-buli, pedupaan, dan tempat tinta.</p>
<p>Identifikasi keramik</p>
<p>Porselin dan bahan batuan sangat jelas bukan buatan lokal. Selama ini barang-barang seperti itu telah ditemukan di berbagai situs di Indonesia, dan diketahui berasal dari berbagai negara, seperti Tiongkok, Asia Tenggara (Thailand, Vietnam, dan Kamboja), Timur Tengah, Jepang, dan Eropa (seperti Belanda dan Jerman).</p>
<p>Menurut Widiati, peneliti dan ahli keramik kuno, Keramik yang sering ditemukan di Indonesia berasal dari China (abad ke-2-20 Masehi), Thailand (abad ke-13-18 M), Vietnam (abad ke-8-18 M), Eropa (abad ke-17-20 M), Jepang (abad ke-17-20 M), dan Timur Tengah (abad ke-7-14 M).</p>
<p>Bagaimana mengidentifikasi keramik sehingga diketahui masa pembuatan keramik itu?</p>
<p>Menurut Widiati, dalam mengidentifikasi temuan keramik, pihaknya lebih dulu mencermati unsur bentuk utuh dari keramik tersebut.</p>
<p>&#8220;Setelah itu dicermati unsur ruang, yaitu tempat di mana benda itu ditemukan (situs), dan atau tempat asal benda itu dibuat (negara, provinsi, distrik, dan tungku). Setelah itu juga dicermati unsur waktu, pertarikhan, yaitu pertanggalan relatif dari masa pembuatan keramik porselin atau bahan-bahan tersebut. Biasanya berdasarkan masa pemerintahan di China yang sudah diketahui,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Warna glasir</p>
<p>Widiati, yang kini Kepala Subdit Pengendalian Pemanfaatan pada Direktorat Bawah Air Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata, berpendapat, untuk menentukan kapan keramik itu dibuat, antara lain dapat diketahui berdasarkan warna glasir atau pola hias. Misalnya, keramik-keramik Vietnam yang berglasir warna tunggal, seperti putih, hijau, atau hitam, diketahui berasal dari sekitar abad ke-13 hingga ke-14. Atau keramik Thailand yang mempunyai hiasan berupa ikan yang diletakkan pada bagian permukaan dalam dari dasar wadah diketahui berasal dari abad ke-14.</p>
<p>Setidaknya ada 10 ciri yang dapat digunakan untuk keperluan analisis keramik. Tujuannya untuk mengetahui asal daerah pembuatan, bentuk asal dan pertanggalan. Kesepuluh ciri itu adalah bentuk pecahan, besaran, orientasi pecahan, jenis bahan dasar, warna bahan dasar, pola hias, teknis hias, warna glasir, teknik glasir, dan sisa pengerjaan.</p>
<p>Untuk menentukan asal daerah pembuatan, digunakan ciri yang meliputi bentuk pecahan, besaran pecahan, ketebalan, orientasi, jenis bahan dasar, pola hias, warna glasir, dan teknik glasir. &#8220;Adapun untuk penentuan masa pembuatan keramik diperlukan pengamatan terhadap bentuk, jenis bahan dasar, warna bahan dasar, pola hias, teknik hias, dan warna glasir,&#8221; ujar Widiati.</p>
<p>Jejak pembuatan, kalau kita jeli bisa ditemukan suatu tanda —yang sengaja atau tidak sengaja—tampak pada permukaan porselin atau bahan batuan setelah terjadi proses pembakaran.</p>
<p>Tentang temuan keramik di perairan utara Cirebon, berdasarkan identifikasi dan tipologi benda-benda keramik itu, merupakan keramik abad ke-10 Masehi dari masa Dinasti Lima.</p>
<p>Sudah tentu, melalui hasil identifikasi keramik ini, ada sedikit-banyaknya tambahan data untuk merangkai sejarah kebudayaan masa lampau Indonesia.</p>
<p>Sumber : http://sains.kompas.com/read/2010/05/20/08530298/Mengidentifikasi.Umur.Keramik</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/website/identifikasi-umur-keramik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Membuat patung dari Gypsum</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/membuat-patung-dari-gypsum.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/membuat-patung-dari-gypsum.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 29 May 2010 09:53:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Membuat patung dari Gypsum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1307</guid>
		<description><![CDATA[Gypsum, selain untuk cetakan pada industri keramik, juga digunakan untuk, perhiasan atap dirumah, patung, vas bunga, cetakan gigi, kedokteran, dan banyak lagi.
kali ini saya akan membahas masalah membuat patung dari gypsum. ada beberapa cara membuat patung.
1. Membuat patung dengan mengukir langsung bisa menggunakan alat ukir kecil-kecil yang banyak dijual ditoko buku, atau memakai alat ukir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gypsum, selain untuk cetakan pada industri keramik, juga digunakan untuk, perhiasan atap dirumah, patung, vas bunga, cetakan gigi, kedokteran, dan banyak lagi.</p>
<p>kali ini saya akan membahas masalah membuat patung dari gypsum. ada beberapa cara membuat patung.</p>
<p>1. Membuat patung dengan mengukir langsung bisa menggunakan alat ukir kecil-kecil yang banyak dijual ditoko buku, atau memakai alat ukir yang biasa untuk menyungging wayang. pertama harus ada bahan gypsum yang sudah berupa balok siap untuk diukir. Cara mencampur  gypsum bisa anda baca <a href="http://keramik88.com/keramik/membuat-cetakan-gypsum.html">disini.</a></p>
<p>2. Membuat patung melalui cetakan berarti menggandakan patung. Cetakan bisa dibuat dengan bahan gypsum, resin, dan silicone rubber.</p>
<p><em><strong>Cetakan gypsum</strong></em>. Patung yang akan digandakan dilapisi dengan mentega yang dicairkan dulu dan dikuaskan dipermukaan patung, atau bisa menggunakan semacam semir sepatu, vaselin.  gunanya agar patung tidak lengket dengan cetakan gypsum. Cara membuat cetakan,<span id="more-1307"></span> patung harus dipisahkan menjadi dua, tiga, atau empat, mungkin lebih tergantung kerumitan lekukan dan patung yang akan dibuat cetakan. prinsipnya cara membagi bisa dilihat <a href="http://keramik88.com/cetakan-keramik/cara-membuat-cetakan-keramik-yang-benar.html">disini</a>. Sehingga hasil cetakan akan terlihat seperti cetakan yang ada <a href="http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html">disini.<br />
</a>Setelah cetakan udah jadi, keringkan dulu. Kalau sudah kering cetakan bagian dalam atau permukaan patung dilapisi dengan sabun hijau yang dicairkan dulu dengan air hangat dengan cara dikuaskan berkali-kali, syiap akan membuat patung harus selalu dikuas dengan sabun dulu supaya tidak lengket.</p>
<p><em><strong>Cetakan Resin.</strong></em></p>
<p>Membuat cetakan dari Resin, lebih sulit dan membutuhkan kesabaran. Pertama anda beli bahan Resin yang biasanya ada ditoko gypsum. Cairan resin dan cairan pengeras ( hardener ). Untuk mencampur harus ditanyakan ketokonya berapa campuran Resin dan pengerasnya. Patung yang akan dibuat cetakan harus dilapisi dengan cairan sabun berulang, kemudian dipisah menjadi beberapa bagian cetakan. Bagian yang akan dibuat dulu, dilapisi campuran resin tadi, bisa dengan kuas ( setelah digunakan untuk melapisi, masukkan kuas ke larutan aceton agar tidak rusak.)  setelah agak kering, lapisi dengan serabut fiber, lapisi lagi dengan campuran resin tadi. begitu seterusnya sampai mencapai ketebalan yang diinginkan. Untuk membuat bagian yang lain, bagian cetakan resin yang sudah jadi dilapisi sabun agar tidak lengket dengan bagian cetakan yang akan anda buat. Setelah semua bagian cetakan selesai, baru anda buka. dan cetakan resin sudah jadi.</p>
<p><em><strong>Cetakan Silicone Rubber</strong></em></p>
<p>Silicone Rubber sangat baik untuk membuat cetakan patung gypsum, tetapi harganya juga mahal. Tetapi anda bisa lebih mudah membuatnya. tidak memerlukan kecermatan seperti kedua cara diatas. Dan bisa membuat cetakan dari patung yang sangat rumit.</p>
<p>Kalau anda beli Silicone Rubber yang kalengan, disertakan pengerasnya ( hardener ). Kalau Silicone Rubbernya 1kg, pengerasnya 100 grm, berarti tiap 100 gr Rubber memerlukan pengeras 10 grm. Cara membagi cetakan sama dengan diatas, tetapi tidak perlu terlalu teliti. karena Silicone Rubber sangat elastis. Lapisan permukaan patung juga bisa memakai cairan sabun atau mentega. Usahakan permukaan patung sehalus mungkin, karena mempengaruhi hasil patung yang akan diperbanyak.</p>
<p>Kalau belum mengerti pada artikel ini bisa anda kontak langsung melalui Direct Contact  yang sudah saya sediakan.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/membuat-patung-dari-gypsum.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sablon Keramik</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/sablon-keramik.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/sablon-keramik.html#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 21 May 2010 13:22:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic Printing]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[sablon keramik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1277</guid>
		<description><![CDATA[Sablon Keramik atau Ceramic Screen Printing
Karena masih banyak yang menanyakan masalah sablon keramik ini, maka sekali lagi saya mencoba untuk mengulas lebih jelas. Semoga..
Ulasan kali ini hanya melengkapi sedikit dari artikel yang telah saya posting sebelumnya. disini. Karena itu gambar tidak saya sertakan lagi.
yang perlu disiapkan:
a. Screen : Screen ada beberapa ukuran kerapatan benang nylon, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sablon Keramik atau Ceramic Screen Printing</strong></p>
<p>Karena masih banyak yang menanyakan masalah sablon keramik ini, maka sekali lagi saya mencoba untuk mengulas lebih jelas. Semoga..</p>
<p>Ulasan kali ini hanya melengkapi sedikit dari artikel yang telah saya posting sebelumnya. <a href="http://keramik88.com/ceramic-printing/mencetak-gambar-di-keramik-ceramic-printing.html"><strong>disini.</strong></a> Karena itu gambar tidak saya sertakan lagi.</p>
<p><strong>yang perlu disiapkan:<span id="more-1277"></span></strong><strong></strong></p>
<p><strong>a. Screen</strong> : <em>Screen </em>ada beberapa ukuran kerapatan benang nylon, dengan ukuran seperti 200T, 180T, 165T, 120T, 90T, 60T, 30T. Semakin besar angkanya semakin halus atau rapat. Biasa yang dipakai dikeramik, 180T s/d 30T. Gambar yang memakai raster, biasanya 180T. Garis-garis, huruf halus memakai 120T. Huruf blog memakai 90T atau 80T.</p>
<p><strong>b. Obat afdruk : </strong><em>Obat afdruk</em> banyak macamnya dan bisa dibuat sendiri dari bahan PVA atau PolyVinyl Alcohol.  Yang terkenal dan paling baik adalah merk ULANO. Tetapi sekarang udah banyak sekali merek yang telah beredar. Didalam kemasan biasanya ada dua bahan, yang tempatnya besar adalah lapisan polymer, dan yang kecil cairan sensitizer ( pembuat peka cahaya )</p>
<p><strong>c: Rakel</strong>: Rakel adalah untuk menekan cat keluar dari lubang screen ke media cetak seperti kertas dan lainnya. Untuk pegangan terbuat dari kayu, karet rakelnya dijepit didalam kayu.</p>
<p><strong>d: Meja Sablon:</strong> Meja sablon untuk tataan pencetakan, diatasnya ada kaca sebagai media untuk melihat passcress serta untuk meratakan hasil cetakan. Rangka <em>Meja Sablon</em> bisa terbuat dari kayu atau besi siku.</p>
<p><strong>e: Rak pengering: </strong>di perusahaan sablon yang besar biasanya memakai rak khusus yang kerjanya lebih praktis dan effisien. Tetapi kalau belum punya buat sendiri rangka dari kayu yang dibuat ram-raman dari benang nylon dengan jarak 3 sampai 5 cm.</p>
<p><strong>f: Transfer Paper :</strong> <em>Transfer paper, </em>kertas yang dibuat khusus untuk keramik, yang ada lapisan seperi lem, yang mudah larut diair. Bisa anda buat sendiri, lihat <a href="http://keramik88.com/keramik/membuat-sendiri-transfer-paper-untuk-decal.html"><strong>disini</strong></a>. Untuk membaca anda harus  minta password dengan mengisi alamat Email anda yang benar, nanti anda akan mendapat password yang dikirim ke Email anda.</p>
<p><strong>g: Warna Keramik :</strong> <em>Warna keramik</em>, ada 3 jenis yang dibedakan menurut temperatur pembakaran. yaitu warna untuk 580C, 780C dan 1200C tergantung kegunaan.</p>
<p>Khusus untuk mencetak Foto yang saya tahu hanya ada pada Warna temperature 780C, yaitu warna Cyan, Yellow, Magenta dan Black. Pertama yang harus disablon dulu, urutannya Yellow, Magenta, Cyan dan terakhir Black.</p>
<p><strong>h. Medium dan solution:</strong> Medium adalah media pencampur untuk warnanya. Solution adalah coating (penutup) diatas warna atau image hasil sablon.</p>
<p>Pertama harus ada film, bisa pesan ke perusahaan pembuat film. Atau membuat sendiri dengan printer laser.</p>
<p>Screen dilapisi dengan obat afdruk, perhatikan perbandingan pasta polymer dengan sensitizernya, kemudian dicampur, langsung dilapiskan ke screen dengan menggunakan garisan atau rakel. Setelah rata dikeringkan ( selama pelapisan, pengeringan dan afdruk harus berada dikamar gelap).</p>
<p>Kamar gelap tidak perlu harus gelap betul, yang penting tidak kena cahaya langsung.</p>
<p>Setelah obat afdruknya kering ( bisa dengan kipas angin atau hair dryer ) film diletakkan diatas screen, kemudian dicahayai beberapa detik. setelah itu masuk kamar gelap lagi untuk mengambil filmnya, lapisi permukaan screen dengan air. setelah itu baru boleh keluar, supaya gambar bisa lubang, digunakan sprey air bisa juga pakai semprotan untuk tanaman yang dari plastik.</p>
<p>Setelah gambarnya keluar, screen dikeringkan dipanas matahari atau hairdryer. Setelah kering screen sudah siap digunakan untuk mencetak.</p>
<p>Lihat gambar posisi screen dan mejanya. <a href="http://keramik88.com/ceramic-printing/mencetak-gambar-di-keramik-ceramic-printing.html">disini</a></p>
<p>Campurkan warna keramik dengan mediumnya 60% dari jumlah warna. Diaduk yang rata. biasanya memakai alat yang disebut rollmill atau<strong> triple rollmill</strong> ( karena rollnya ada tiga ).</p>
<p>Setelah tercampur rata sudah siap diletakkan diatas screen dan mulai menyablon.</p>
<p>Sablon diatas kertas transfer paper, warna warna yang diperlukan. misalnya sablon warna kuning, setelah kering, sablon warna yang lainnya, setelah warna-warnanya kering, gambar dilapisi lagi dengan solution ( seperti melapisi varnish ), dengan memakai screen 30T. Setelah solutionnya kering, baru siap dipakai dengan mencelupkan kedalam air, sehingga lapisan solutionnya lepas beserta gambarnya dan yang tersisa kertas yang sudah tak terpakai lagi atau dibuang. Lapisan solution beserta gambarnya tadi ditempel diatas barang keramik, digosok sampai tidak ada gelembungnya, siap untuk dibakar. Contoh hasil sablon bisa anda lihat dibawah ini. Yang warna pink menutupi image bunga itu adalah lapisan Solution atau Covercoat.</p>
<div id="attachment_1301" class="wp-caption alignnone" style="width: 310px"><img class="size-full wp-image-1301" title="IMG00133-20100513-1141" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2010/05/IMG00133-20100513-1141.jpg" alt="Decal Ceramic Printing" width="300" height="203" /><p class="wp-caption-text">Decal Ceramic Printing</p></div>
<p>Sampai disini semoga lebih jelas. Bila ada yang belum mengerti kirim Email dengan mengisi pada Direct Contact pada sebelah kiri Blog ini</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/sablon-keramik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Daur ulang di keramik</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 15 May 2010 21:56:45 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic Problems]]></category>
		<category><![CDATA[Ceramic techniques]]></category>
		<category><![CDATA[Cetakan Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[daur ulang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1289</guid>
		<description><![CDATA[Daur ulang banyak dilakukan pada kertas, sampah, biji-bijian, plastik dan lainnya. Demikian juga di keramik. Semua bahan yang sudah tidak terpakai atau buangan dari proses produksi sebenarnya bisa didaur ulang.
1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.
2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai
3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: left;">Daur ulang banyak dilakukan pada kertas, sampah, biji-bijian, plastik dan lainnya. Demikian juga di keramik. Semua bahan yang sudah tidak terpakai atau buangan dari proses produksi sebenarnya bisa didaur ulang.</p>
<p style="text-align: left;">1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.</p>
<p style="text-align: left;">2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai</p>
<p style="text-align: left;">3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  misalnya jatuh pecah, kerusakan pada waktu proses pembakaran seperti retak, gupil dsb</p>
<p style="text-align: left;">4. Kapsel, atau tempat untuk membakar piring, cangkir, mangkok</p>
<p style="text-align: left;">5. Kertas decal yang sudah terbuang.</p>
<p style="text-align: left;"><strong>Bagaimana cara mendaur ulang ? <span id="more-1289"></span></strong></p>
<p><strong>1. Potongan, cuilan dari hasil finishing waktu masih mentah.</strong></p>
<p>Setelah dari proses mencetak, keramik yang masih mentah perlu di finishing, kalau cetakan udah tua, atau kotor, pada belahan cetakan ada kelebihan bahan yang tidak diharapkan yang perlu dibuang.  Pada bagian atas biasanya ada kelebihan bahan yang biasanya dibuang.  Buangan tersebut dikumpulkan jangan sampai campur dengan sampah lain. Hindari dari sampah ampelas, keras, pisau, besi dll.</p>
<p><em>Sisa dari bahan Casting:</em><br />
Timbang semua buangan dari finishing, misalnya 100 Kg. Masukkan dulu air kurang lebih 40-45 % dari jumlah buang bahan. Jadi masukkan air dulu 40-45 Kg. Tambahkan Water Glas atau Sodium Silicate sebanyak 0,2-0,4% dari jumlah bahan. Setelah itu baru buangan  bahan dimasukkan. Giling kembali buangan  bahan tersebut selama 30 menit sampai satu jam. Atau kalau tidak ada penggiling bahan memakai bor tangan yang dilengkapi baling-baling kecil.</p>
<p><em>Sisa dari bahan Jigger atau Filter Press</em><br />
Prosesnya sama dengan diatas, cuman airnya bisa 60-80% dari jumlah bahan, dan tidak memakai tambahan Water Glas atau Sodium Silicate.</p>
<p><strong>2. Cetakan Gypsum yang sudah rusak atau sudah banyak kali dipakai. </strong></p>
<p>Bisa anda lihat <a href="http://keramik88.com/cetakan-keramik/daur-ulang-gypsum.html">disini</a> . Oops&#8230;,<strong> </strong>ternyata sudah saya terjemahkan kedalam bahasa Inggris. Baiklah saya bahas lagi, Gypsum bekas masih bisa dipakai lagi, biasanya untuk boneka, kapur tulis, vas bunga dari gypsum dan sebagainya. Tetapi bagaimana cara untuk mendaur ulang?</p>
<p>Pastinya harus dihancurkan dulu, bisa manual atau memakai mesin. Yang penting harus halus menjadi  bubuk . Kalau pakai mesin, memakai Hammermill, Jaw crusher.</p>
<p>Setelah siap menjadi bubuk, siapkan wajan besar dari aluminium atau wajan dari besi baja. Masukkan bubuk gypsum bekas tadi, goreng diatas api yang tidak terlalu besar. Diaduk aduk terus, pertama terasa  berat, lama kelamaan akan terasa ringan, ini menandakan bahwa proses penggorengan akan selesai atau cukup. Dinginkan, coba dicampur dengan air dengan perbandingan air 60 gypsum 100. Air dimasukkan dulu baru gypsum, aduk sampai kental dan tuangkan kesembarang tempat. kalau mengeras berarti penggorengan tadi cukup baik.</p>
<p>Kalau tidak mengeras, kemungkinan waktu penggorengan kurang lama atau terlalu lama.  Mesti dicoba sendiri.</p>
<p><strong>3. Pecahan keramik yang sudah melalui proses bakar,  misalnya jatuh pecah, kerusakan pada waktu proses pembakaran seperti retak, gupil dsb</strong></p>
<p>Pecahan keramik seperti ini, biasanya dibuang. Sebetulnya bahan buangan tersebut masih bisa dipakai lagi, dan bila dicampurkan kedalam campuran keramik, akan mengurangi keretakan pada proses produksi, serta bisa mengurangi kerusakan yang biasanya muncul pada hasil pembakaran seperti retak seribu. dan mengurangi penyusutan bahan setelah proses pencetakan dan pembakaran.<strong> </strong></p>
<p>Pecahan keramik tersebut dihancurkan dulu sampai sebesar biji jagung, untuk memudahkan proses penggilingan. Bisa dicampurkan kedalam campuran keramik sampai 30%.</p>
<p><strong>4. Kapsel, atau tempat untuk membakar piring, cangkir, mangkok</strong></p>
<p>Kapsel, atau Saggar adalah tempat untuk piring, cangkir agar bisa ditumpuk sampai atas. Kalau pecah, masih bisa didaur ulang dijadikan Kapsel lagi dengan menambahkan tanah liat dan kaolin. Kalau masih banyak bisa dicampurkan kedalam campuran bahan sampai 10%. Ini bersifat Grog.</p>
<p><strong>5. Kertas decal yang sudah terbuang.</strong></p>
<p>Kertas decal yang sudah dipakai, biasanya dibuang. Tetapi kalau mau dimanfaatkan bisa digunakan untuk kertas daur ulang atau Recycle Paper.</p>
<p>Bagaimana caranya? mungkin sudah banyak yang sudah memanfaatkannya.</p>
<p>Celupkan kertas buangan tadi kedalam air selama 12 jam, lebih lama lebih baik. Kalau kertas koran tidak perlu terlalu lama. Tetapi kertas sisa decal ini mempunyai serat yang rapat dan keras, tidak mengandung bahan pengisi. Jadi harus cukup lama. Setelah itu ambil blender yang biasa dipakai rumah tangga untuk menghaluskan buah, sambal dsb. Masukkan air kurang lebih 2 sampai 3 kali volume kertas. blender sampai halus. sehingga menjadi bubur kertas.  Masukkan kedalam ember/ tempat yang besar seperti tempat mandi anak-anak dari plastik, maukkan air dulu baru bubur kertas tadi. banyaknya air tergantung dari mau setebal apa kertas yang akan dibuat. Siapkan pigora kayu sebesar yang anda inginkan, misalnya sebesar kertas A4, 20X30 cm. Pasang plastik kasa nyamuk seperti memasang kanvas lukisan, atau seperti memasang kain screen pada sablon.  Masukkan kasa tadi yang sudah dipasang pigora kayu kedalam air bercampur bubuk kertas. Angkat lurus keatas pigora tsb. seperti menyaring sesuatu.  sehingga terdapat lapisan bubuk kertas tadi. Jemur hingga kering. Setelah kering kertas akan terkelupas dan anda telah berhasil membuat kertas daur ulang.</p>
<p>Semoga bermanfaat</p>
<p><strong><br />
</strong></p>
<p><strong><br />
</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/di-keramik.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Cara mencetak vas bunga</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Dec 2009 06:02:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cetakan Keramik]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=1168</guid>
		<description><![CDATA[Mencetak vas bunga bisa menggunakan beberapa macam cara, misalnya teknik putar, memijit atau menekan dengan tangan, dan disini saya mencoba untuk menjelaskan memakai teknik casting atau menuang.
Bagaimana mencetak vas bunga. Pertama siapkan cetakkan dari gybsum, cara membuat cetakan bisa dilihat disini.
Ini adalah cetakan vas bunga yang dibagi menjadi 3 potong. Sisi kiri, kanan dan bawah. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Mencetak vas bunga bisa menggunakan beberapa macam cara, misalnya teknik putar, memijit atau menekan dengan tangan, dan disini saya mencoba untuk menjelaskan memakai teknik casting atau menuang.</p>
<p>Bagaimana mencetak vas bunga. Pertama siapkan cetakkan dari gybsum, cara membuat cetakan bisa dilihat <a href="http://keramik88.com/keramik/membuat-cetakan-gypsum.html">disini</a>.</p>
<div id="attachment_1176" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1176" title="cara-mencetak-vas-bunga-1" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-1.gif" alt="cetakan vas bunga" width="255" height="223" /><p class="wp-caption-text">cetakan vas bunga</p></div>
<p>Ini adalah cetakan vas bunga yang dibagi menjadi 3 potong. <span id="more-1168"></span>Sisi kiri, kanan dan bawah. Ada juga yang hanya memerlukan 2 bagian. Kalau sisi bawahnya datar.</p>
<div id="attachment_1177" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1177" title="cara-mencetak-vas-bunga-2" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-2.gif" alt="menuang cairan bahan keramik ke cetakan" width="255" height="315" /><p class="wp-caption-text">menuang cairan bahan keramik ke cetakan</p></div>
<p>Satukan ketiga bagian cetakan dengan menggunakan karet dari potongan bekas ban mobil. Jangan sampai longgar agar tidak bocor.<br />
Tuangkan cairan bahan keramik kedalam cetakan perlahan agar tidak mengeluarkan gelembung.</p>
<div id="attachment_1178" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1178" title="cara-mencetak-vas-bunga-3" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-3.gif" alt="tunggu 20 menit" width="255" height="348" /><p class="wp-caption-text">tunggu 20 menit</p></div>
<p>Setelah sampai penuh, tunggu sekitar 15-20 menit agar ketebalannya mencukupi. Biasanya tebal 6mm sudah cukup. Kalau vas bunga yang lebih besar, ketebalan sebaiknya ditambah.</p>
<div id="attachment_1179" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1179" title="cara-mencetak-vas-bunga-4" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-4.gif" alt="menuang kembali sisa cairan ketempat semula" width="255" height="323" /><p class="wp-caption-text">menuang kembali sisa cairan ketempat semula</p></div>
<p>Tuangkan cairan keramik tadi setelah ketebalannya cukup, ketempat semula. Yang nantinya bisa dipakai kembali</p>
<div id="attachment_1180" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1180" title="cara-mencetak-vas-bunga-5" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-5.gif" alt="tunggu 20 menit lagi" width="255" height="327" /><p class="wp-caption-text">tunggu 20 menit lagi</p></div>
<p>Tunggu lagi sampai bahan keramik tadi agak kering sehingga cukup kuat untuk dikeluarkan, sekitar 15 sampai 20 menit. tergantung bahan yang dipakai.</p>
<div id="attachment_1181" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1181" title="cara-mencetak-vas-bunga-6" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-6.gif" alt="mencetak vas bunga" width="255" height="212" /><p class="wp-caption-text">mencetak vas bunga</p></div>
<p>Bila dilihat dari atas terlihat ketebalan dari bahan keramik tadi.</p>
<div id="attachment_1182" class="wp-caption alignnone" style="width: 265px"><img class="size-full wp-image-1182" title="cara-mencetak-vas-bunga-7" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-7.gif" alt="cetakan setelah dibuka" width="255" height="215" /><p class="wp-caption-text">cetakan setelah dibuka</p></div>
<p>Cetakan setelah dibuka<br />
<img class="alignnone size-full wp-image-1183" title="cara-mencetak-vas-bunga-8" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/12/cara-mencetak-vas-bunga-8.gif" alt="cara-mencetak-vas-bunga-8" width="255" height="260" /><br />
Saya memotong hasul cetakan tadi menjadi dua agar terlihat penampang dan ketebalannya.</p>
<p>Semoga bermanfaat.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/cara-mencetak-vas-bunga.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ceramic Directories</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/ceramic-directory.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/ceramic-directory.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Nov 2009 08:13:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ceramic Directories]]></category>
		<category><![CDATA[keramik]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=824</guid>
		<description><![CDATA[This time I am posting to an existing ceramic directory in Indonesia, although still small, I will add every time I was. There are some factories and some home industries
 
 
PT. Kaibon Indah
Produksi: Tea Set, Mug, Tea Cup &#38; Saucer, Tea Pot,
Alamat: Jl. Raya Ponorogo km. 4,5 Ds. Kaibon Kec. Geger. Madiun. Jawa Timur
Telp: [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><em><strong><span id="result_box"><span title="kali ini saya posting untuk direktory keramik yang ada di indonesia, walaupun masih sedikit, akan saya tambahkan setiap waktu luang saya.">This time I am posting to an existing ceramic directory in Indonesia, although still small, I will add every time I was. </span><span title="Ada beberapa pabrik dan beberapa home industri">There are some factories and some home industries</span></span></strong></em></p>
<p><em><strong><span><span title="Ada beberapa pabrik dan beberapa home industri"> </span></span></strong></em></p>
<p><em><strong> </strong></em></p>
<p><strong>PT. Kaibon Indah</strong></p>
<p>Produksi: <em>Tea Set, Mug, Tea Cup &amp; Saucer, Tea Pot,</em></p>
<p>Alamat: Jl. Raya Ponorogo km. 4,5 Ds. Kaibon Kec. Geger. Madiun. Jawa Timur</p>
<p>Telp: +62351458888; Fax: +62351494888. Email: nikura@telkom.net</p>
<p><strong>Keramik Paolo</strong></p>
<p>Produksi: <em>Keramik Seni, Vas Bunga, Tempat Air minum Aqua, Furniture,</em></p>
<p>Alamat: Jl.Prof.Dr.Buya Hamka Ds.Laweyan, Kec.Sumberasih – Probolinggo, Telp.+62335424515,+62335 425493 Fax. +62335 435725 Email : paolo_laweyan@telkom.net</p>
<p>Website: <a href="http://paoloceramic.com/">http://paoloceramic.com</a></p>
<p><a href="http://www.briliantglass.com"><img class="alignnone size-full wp-image-1142" title="Briliant-Glass" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/11/Briliant-Glass1.gif" alt="Briliant-Glass" width="340" height="70" /></a></p>
<p>Established in the year 1989, PT. Golden Manyaran has been producing Decorated Tableware for over 20 years.<strong><span id="more-824"></span></strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong>PT. Golden Manyaran</strong></p>
<p>Jl. Tapak No. 100</p>
<p>Semarang 50152 Indonesia</p>
<p>Fax. +6224 8663333, +6224 8663777 Telp. +6224 8663555 ( Hunting )</p>
<p><a href="http://www.jenggalashop.com"><img class="alignnone size-full wp-image-1139" title="Jenggala-Keramik-Bali" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/11/Jenggala-Keramik-Bali.gif" alt="Jenggala-Keramik-Bali" width="278" height="80" /></a></p>
<p><strong>PT. Jenggala Keramik Bali</strong></p>
<p><em>handcrafted ceramic and glassware of critical acclaim for the international market</em></p>
<p>Jl. Uluwatu II, Jimbaran, Kuta</p>
<p>Bali- Indonesia</p>
<p>Telp: +62 361 703311. Fax: +62 361 703312</p>
<p>Email: retail@jenggalashop.com</p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><a href="http://www.balikeramik.com/index.htm"><img class="alignnone size-full wp-image-1138" title="Bali-Keramik" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/11/Bali-Keramik.gif" alt="Bali-Keramik" width="332" height="179" /></a></p>
<p><em>Aroma Therapy, Dinner Set, Kitchen Set, Tea/Coffee Set, Vases, Miscellaneous</em></p>
<p>Alamat: JL. RAYA DALUNG NO. 36 DALUNG</p>
<p>BR. PENDEM DESA DALUNG KECAMATAN KUTA</p>
<p>BALI &#8211; INDONESIA</p>
<p>PHONE : +62.361.422897</p>
<p>FAX : +62.361.227235/422897</p>
<p>Email : contact@balikeramik.com</p>
<p><strong>Pt Lucky Indah Keramik</strong></p>
<p><em>Ceramic dinnerware with deep plates, bowls, flat plates, cups &amp; saucers which are (i) underglazed hand-painted with edge bands in colours, (ii) whiteware decorated with 2/3 piece decals or (iii) solid colour</em></p>
<p>Alamat: Jl. Hati Suci No.4 Wisma Sakura Building Tanah Abang, Jakarta Pusat 10250 Indonesia</p>
<p>Telp: 62-21-3913333 Fax: 62-21-3910377</p>
<p><strong>SIGAR BENCAH KERAMIK</strong></p>
<p><em>Produksi: Pot, Aroma Terapi, Asbak, Mug</em></p>
<p>Alamat: Jl. Bukit Cemara Sari IV BLOK CN 05 Perumahan Bukit Kencana Jaya, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Indonesia</p>
<p>HP: 0812 252 1496 Email: www.roy_wap@yahoo.com  Blog: http://Sigarbencahkeramik.blogspot.com</p>
<p><strong>Timboel Keramik </strong>( home industri )</p>
<p><em>guci gerabah, patung, aroma therapy, chime</em></p>
<p>Sentra Kerajinan Keramik, Desa Kasongan, Bantul INDONESIA</p>
<p>telp: +62-274-370542, 447537 fax: +62-274-370542</p>
<p><strong>CELADONA KERAMIK</strong></p>
<p>ceramic tableware, ceramic cookware, ceramic teapot set, vase, pottery, mug, pot, plate, bowl, coffee mug</p>
<p>Alamat: Jl. Jelambar Baru Raya, Kavling POLRI Blok A2/98B. Jakarta Barat<br />
Telepon: (62-21) 56979365. Fax: (62-21) 56979364<br />
E-mail      :  mahrawi@cbn.net.id, celadona888@yahoo.com, info@celadonaceramic.com<br />
Website      :      www.celadonaceramic.com</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/ceramic-directory.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Mengatasi Kesalahan Casting</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/casting/mengatasi-kesalahan-casting.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/casting/mengatasi-kesalahan-casting.html#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 01 Nov 2009 03:57:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[Casting]]></category>
		<category><![CDATA[Mengatasi Kesalahan Casting]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=960</guid>
		<description><![CDATA[Kesalahan Casting
Beberapa jenis kesalahan atau masalah yang dihadapi ketika menuang cairan bahan keramik. memang kalau belum tahu teknik cara mengatasinya, akan mengalamai kerugian yang tidak sedikit. Cara yang saya kemukakan disini adalah cara yang biasa saya gunakan untuk mengatasinya. Dan jarang yang mau mengemukakan hal tersebut, apalagi membagikan kepada orang lain,
meskipun setelah anda pelajari, hanya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Kesalahan Casting</strong></p>
<p>Beberapa jenis kesalahan atau masalah yang dihadapi ketika menuang cairan bahan keramik. memang kalau belum tahu teknik cara mengatasinya, akan mengalamai kerugian yang tidak sedikit. Cara yang saya kemukakan disini adalah cara yang biasa saya gunakan untuk mengatasinya. Dan jarang yang mau mengemukakan hal tersebut, apalagi membagikan kepada orang lain,<span id="more-960"></span></p>
<p>meskipun setelah anda pelajari, hanya begitu doang. Tetapi perlu diingat bahwa hal sekecil apapun, kalau belum tahu mengakibatkan kerugian yang tidak sedikit kalau sudah menyangkut perusahan keramik yang lebih besar. Baiklah pelajari lebih lanjut.</p>
<p><strong>poor filling</strong>&gt; Waktunya lama untuk mengisi cetakan&gt; Terlalu kental.&gt; Tambahkan air atau tambahkan Water Glass</p>
<p><strong>flabby casts</strong><strong>&gt; </strong>Hasil Casting Lunak, susah diangkat&gt; Thixotropy terlalu tinggi&gt; Tambahkan deflocculant ( Water Glass)</p>
<p><strong>Brittle casts</strong>&gt; Susah untuk di patahkan, susah untuk finishing&gt; Thixotropy terlalu rendah&gt; kurangi Deflocculant.</p>
<p><strong>Poor draining</strong>&gt; Tidak bisa mengalir melalui pipa/ slang&gt; Terlalu kental, Thixotropy terlalu tinggi&gt; Tambahkan air atau tambahkan deflocculant.</p>
<p><strong>Wreathing&gt; </strong>keluar tonjolan sedikit melingkar pada sisi dalam&gt;Thixotropy terlalu rendah ( encer )&gt; Kurangi defloculant atau kurangi air.</p>
<p><strong>Pinholes&gt; </strong>lubang jarum pada sisi luar &gt; Kekentalan&gt; Tambahkan air atau tambahkan Defloculant.</p>
<p><strong>Cracking&gt; </strong>retak kecil pada pegangan Cangkir, pegangan Teko&gt; Thixoropy terlalu rendah&gt; Kurangi air atau kurangi Defloculant.</p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/8623954/MengatasiMasalahCastingSlip.pdf.html"><img class="alignnone size-full wp-image-1235" title="download link" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2010/02/download-link.gif" alt="download link" width="127" height="34" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/casting/mengatasi-kesalahan-casting.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Casting Body Stoneware</title>
		<link>http://keramik88.com/keramik/casting-body-stoneware.html</link>
		<comments>http://keramik88.com/keramik/casting-body-stoneware.html#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Sep 2009 13:37:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>keramik88</dc:creator>
				<category><![CDATA[keramik]]></category>
		<category><![CDATA[Casting Body Stoneware]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://keramik88.com/?p=717</guid>
		<description><![CDATA[Bagaimana memulai membuat campuran body Stoneware dan Porcelain dan bagaimana menyesuaikan dengan temperatur yang dikehendaki. Tidak ada campuran apapun yang belum dicoba di Kiln dan temperatur yang ada sekarang bisa langsung baik, sesuai yang dikehendaki. Kalau ada, adalah kebetulan, anda beruntung. Harus melalui percobaan, perubahan, penyesuaian dengan temperatur yang dikendaki, yang dicoba beberapa kali.
Disini saya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagaimana memulai membuat campuran body Stoneware dan Porcelain dan bagaimana menyesuaikan dengan temperatur yang dikehendaki. Tidak ada campuran apapun yang belum dicoba di Kiln dan temperatur yang ada sekarang bisa langsung baik, sesuai yang dikehendaki. Kalau ada, adalah kebetulan, anda beruntung. Harus melalui percobaan, perubahan, penyesuaian dengan temperatur yang dikendaki, yang dicoba beberapa kali.<br />
Disini saya mencoba untuk menerangkan apa saja yang perlu <span id="more-717"></span>penyesuaian.</p>
<p><strong>Maturity :</strong><strong></strong> membuat lebih matang, mengurangi peresapan body. Tambahkan 5% feldspar, kurangi Clay dan Kaolin.</p>
<p><strong>Thermal Expansion : </strong><strong></strong>Pemuaian karena temperatur, tambahkan silika untuk menghentikan Crazing ( retak seribu ), kurangi silika untuk mencegah shivering.</p>
<p><strong>Casting Rate :</strong><strong></strong> mempercepat casting. Tambahkan Kaolin.</p>
<p><strong>Whiteness:</strong><strong></strong> membuat body lebih putih. Kurangi Clay, tambahkan kaolin. Tetapi perhatikan kalau hasil casting, setelah kering ( greenware), green strength nya berkurang. Lebih mudah patah. untuk membuat sangat putih, hilangkan semua clay, ganti dengan kaolin. Tapi hati-hati dan perlu pengamatan.</p>
<p><strong>Translucency:</strong><strong></strong> Tembus pandang. Gunakan Clay yang mengandung titanium yang sedikit. Dan tambahkan Feldspar untuk menambah kematangannya.</p>
<p><!-- Smart Youtube --><span class="youtube"><object width="425" height="355"><param name="movie" value="http://www.youtube.com/v/8u_SABU_8d0&amp;rel=0&amp;color1=d6d6d6&amp;color2=f0f0f0&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0&amp;feature=fvw" /><param name="allowFullScreen" value="true" /><embed wmode="transparent" src="http://www.youtube.com/v/8u_SABU_8d0&amp;rel=0&amp;color1=d6d6d6&amp;color2=f0f0f0&amp;border=0&amp;fs=1&amp;hl=en&amp;autoplay=0&amp;showinfo=0&amp;iv_load_policy=3&amp;showsearch=0&amp;feature=fvw" type="application/x-shockwave-flash" allowfullscreen="true" width="425" height="355" ></embed><param name="wmode" value="transparent" /></object></span></p>
<p><a href="http://www.ziddu.com/download/8622680/CastingBodyStoneware.pdf.html"><img class="alignnone size-full wp-image-1249" title="button33" src="http://keramik88.com/wp-content/uploads/2009/09/button33.gif" alt="button33" width="162" height="33" /></a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://keramik88.com/keramik/casting-body-stoneware.html/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
