Setelah membuat tungku drum, kali ini saya membuat Tungku yang sangat sederhana dan kecil. Cocok untuk Foto Mug Keramik yang memakai sablon keramik . Mengapa akhir-akhir ini saya lebih banyak membahas urusan tungku? Ya….karena memang paling penting dalam pembuatan keramik adalah tungku. Bagaimana bisa anda membuat keramik tanpa melalui proses pembakaran? dan termasuk kebutuhan yang harganya tidak murah. Tetapi sebetulnya saya memang lagi senang membuat tungku yang kecil-kecil dan murah. Supaya anda tidak takut belajar keramik hanya karena kesulitan memiliki tungku keramik.

Sebetulnya tujuan saya membuat tungku listrik ini untuk membuat Fused Glass, tetapi setelah saya coba hingga 60 menit, pecahan kaca tidak meleleh sedikitpun. Saya perkirakan pasti dibawah 900C. Tetapi bagaimana mengetahui bila saya tidak menggunakan Thermocouple dan Thermocontrol?

OK, untuk mengetahuinya dan memperkirakan berapa suhu selama 60 menit, saya melakukan pengetesan memakai Ceramic Decal 580C dan 780C. Setelah 60 menit Ceramic Decal 580C terlihat Over firing sedikit, sedang yang 780C kurang mengkilap sedikit.

Bila saya bersabar dengan menambah waktu bakar, kemungkinan bisa mencapai 900C, atau menambah satu lagi elemen ( tetapi listrik rumah tidak cukup ).

Saya membeli gulungan kawat neklin yang sudah jadi. Sebetulnya saya akan membeli kawat yang meteran, tetapi saat itu saya agak malas untuk menggulung sendiri, dan menanyakan apakah ada yang sudah jadi untuk kompor masak listrik? ternyata ada. Harganya Rp. 12.500,- untuk 600 Watt. Diameter gulungan 6 mm, panjangnya lupa tidak saya ukur sebelum dipasang, karena gulungan itu harus ditarik bila dipasang. Fotonya dibawah ini :

 

Saya membutuhkan 4 buah bata isolasi, satu buah digunakan untuk membuat alur untuk kawat neklin ( kanthal ), yang sudah ada. Alur yang saya buat seperti dibawah ini, tetapi ada kesalahan dalam membuat alur sehingga waktu dinyalakan jatuh kebawah.

Tetapi masih bisa dibenahi dan dipakai lagi dengan mengalihkan ke alur yang diatas . Seperti foto dibawah ini.

Atur letak bata isolasi seperti gambar dibawah, yang dua buah bata saya jepit dengan penjepit, yang dua hanya saya rapatkan, sebagai dasar saya memakai Ceramic Fiber, dibawahnya saya memakai dasar plat drum. Jangan memakai meja kayu karena dibawah panas sekali supaya tidak panas lapisan ceramic fiber bisa dibuat dua lapis. Sebagai penutup juga dari ceramic fiber, kemudian ditutup dengan plat dari terracotta yang saya buat dulu.

Ketahanan kawat neklin sampai berapa kali pembakaran, saya masih belum tahu, biasanya tergantung dari:

Semakin lama pemanasan, berarti suhu akan lebih tinggi, usia kawat lebih pendek.

Jangan keburu membuka tutup selagi masih panas, pendinginan mendadak akan merusak kawat neklin.

Saran : Lebih rata bila dibuat dikedua sisi.

Hati-hati bila bekerja dengan listrik, konsultasikan kepada orang yang berpengalaman mengenai listrik.

Selamat mencoba, semoga berguna.