Selamat Datang, Terima Kasih atas kunjungan anda, di blog ini saya berusaha untuk menuangkan semua pengalaman, setidaknya semua yang pernah saya coba sendiri. Selain itu saya sisipkan beberapa dari artikel lain yang berhubungan dengan keramik. Untuk pengunjung blog, saya berikan bonus Ebook Membuat Keramik itu Mudah, dan banyak ebook lainnya yang saya sertakan, semua gratis untuk anda. yang bisa anda dapatkan dengan mengisi form disini, isi email yang benar, karena secara automatic email anda akan dibalas dengan disertakan alamat download.
Bila akan hubungi saya, silahkan menuju Direct Contact Page .
Salam hangat, semoga berguna.
Frans Hartanto





Ebook Gratis Keramik, Paper Clay, Polymer Clay, kerajinan, membuat lilin dll. saya siapkan untuk anda disini. atau klik pada bagian atas blog ini Free Ebooks, semua gratis hanya dengan mengisi formulir di sini
Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start blogging!
Proses Pembuatan Gerabah
Oleh: Drs. I Wayan Mudra, M.Sn.
Proses pembuatan gerabah pada dasarnya memiliki tahapan yang sama untuk setiap kriyawan. Demikian juga halnya dengan proses pembuatan gerabah yang dipasarkan di Bali, yang membedakan adalah perbedaan alat yang dipakai dalam proses pengolahan bahan dan proses pembentukan /perwujudan.
Perbedaan alat merupakan salah satu faktor penyebab perbedaan kualitas akhir yang dicapai oleh masing masing kriyawan. Misalnya dalam proses pembentukan badan gerabah dengan teknik putar, ada kriyawan yang menggunakan alat tradisional dengan tenaga gerak kaki atau tangan, sementara kriyawan yang sudah lebih maju ada menggunakan alat putar dengan tenaga listrik (electrick wheel). Kelebihan alat yang kedua dibandingkan yang pertama adalah lebih stabil dalam pengoperasiannya serta lebih efesien dalam waktu dan tenaga. Perbedaan alat tersebut dapat dilihat pada contoh berikut.


Kiri : Membentuk badan gerabah dengan alat putar tradisional dengan tenaga gerak kaki, alat ini di Bali disebut dengan pengenyunan
Kanan : Membentuk badan gerabah dengan alat putar tangan tradisional
Bawah Kiri : Membentuk dengan alat putar mesin dengan
tenaga listrik (electrick wheel)
Tahapan proses pembuatan gerabah :
a. Tahap persiapan
Dalam tahapan ini yang dilakukan kriyawan adalah :
1). Mempersiapkan bahan baku tanah liat (clay) dan menjemur
2). Mempersiapkan bahan campurannya
3). Mempersiapkan alat pengolahan bahan.
b. Tahap pengolahan bahan.
Pada tahapan ini bahan diolah sesuai dengan alat pengolahan bahan yang Continue reading →
Bisque Firing atau pembakaran bisque ( saya biasa menyebut biscuit ). Pembakaran bisque adalah proses pembakaran sebelum pembakaran keramik glasir. Tetapi bisque Firing ini tidak harus untuk membuat keramik. Bisa juga tidak melalui Bisque Firing, jadi setelah pengeringan barang mentah keramik ( green ware ) langsung dilapisi glasir setelah itu dibakar sampai matang pada temperatur 1200C.
Mengapa perlu ada Bisque Firing? Dengan melalui pembakaran Bisque Firing, barang mentah menjadi barang setengah matang, bentuknya seperti hasil pembakaran genteng, priuk atau belanga Karena setelah dibakar , barang mentah menjadi lebih susut, sehingga akan susut lagi setelah pembakaran glasir, tetapi sudah berkurang banyak, jadi kemungkinan rusak kerena penyusutan akan teratasi. Bila pada hasil bakar barang yang keluar sudah baik, kemungkinan baik setelah dibakar glasir lebih pasti. Misalnya kalau keluar dari pembakaran bisque cangkirnya tidak bulat ( banjo ), maka hasilnya nanti pasti lebih banjo lagi. Jadi tidak perlu dibakar sampai pembakaran Glasir, dibuang aja untuk bahan pengisi campuran body bisa sebagai grog. Continue reading →
Gerabah diperkirakan telah ada sejak zaman manusia purba. Di situs-situs bersejarah, telah ditemukan banyak gerabah kuno yang berfungsi sebagai perkakas rumah tangga.
Gerabah artinya juga keramik. Tetapi biasanya diartikan barang keramik yang memakai pembakaran rendah, daya serap air yang tinggi, contohnya batu bata, kendi, kuali, genteng rumah. Daerah penghasil gerabah yang terkenal misalnya di daerah Kasongan. Sebetulnya banyak sekali penghasil gerabah di Indonesia. Seringkali bisa ditemukan di desa-desa dan dikerjakan oleh satu keluarga juga tetangga dekat.
Karena motifnya yang tidak pernah berubah, misalnya pembuat kendi, kuali, cobek harganya murah sekali. Tetapi kalau diberi sentuhan seni akan memberi nilai tambah.
Bahan baku untuk membuat gerabah sangat sederhana, hanya tanah liat dan pasir halus. Tanah liat dikeringkan dulu, kemudian di hancurkan dan disaring. Perbandingan bahan bervariasi tergantung dari tinggi plastisitas tanah liat yang dipakai. Ada yang memakai perbandingan Tanah liat : pasir halus = 1 : 2 atau 2 : 3. Continue reading →
Untuk mendapatkan hasil pembakaran keramik yang baik, dan memperpendek waktu pembakaran, tidak semudah kalau kiln atau tungkunya memang di rancang untuk keperluan ini. Tetapi kalau kita membuat sendiri tungku keramik, akan mengalami kendala yang mungkin belum anda ketahui cara mengatasinya. Misalnya temperatur tidak bisa naik seperti yang anda kehendaki. Hasil bakar tidak sesuai dengan temperatur yang sebenarnya, hasil bakar terlihat agak hitam. dan banyak lagi kendala yang akan muncul.
Hari ini saya akan memberikan tips yang mungkin bisa membantu anda. Continue reading →

Glass former which is not able to use your home, unfortunately that is not used, such as former glass windows, glass table mats and more. And you can buy the remaining pieces of glass in the glass shop to be made selling valuable goods.
You have to prepare:
Small kiln for ceramics that can be used for temperature 900C
Pieces of glass
Moulds for glass.
1. Small kiln, at least enough room to burn the fuel-wide design your plate. And the temperature can reach 1000 C
2. Pieces of glass used, which should be cut as wide molding that you create. The good 3-5 mm thick.
Semua kiln keramik membutuhkan ventilasi. gunanya adalah mengeluarkan panas dan mengurangi tekanan didalam kiln. Mungkin anda akan bertanya, kiln diberi pemanas supaya temperatur naik, kenapa dibuang? dahulu saya juga berpikir begitu. Saya berikan contoh percobaan saya mengenai ventilasi ini. Continue reading →
Wedging dan kneading adalah teknik di keramik untuk menghilangkan gelembung udara didalam body. biasa saya kerjakan untuk membuat test body yang tidak bisa melalui mesin giling keramik yang dilengkapi vacum ( ceramic extruder) , karena bahannya sedikit. Teknik ini digunakan kalau akan membuat bahan untuk jigger, membuat patung, piring, pot dengan teknik putar. Kalau jaman dulu, sebelum ada mesin Extruder, pengerajin keramik memakai cara dengan menginjak-injak bahan dengan kaki disamping supaya lebih rata campurannya, juga mengurangi gelembung udara didalamnya.
Tahapan untuk membuat bahan test yang digunakan untuk jigger
1. giling campuran bahan dengan kehalusan tertentu.
2. Tuang kedalam cetakan gypsum persegi agar cairan bahan, airnya meresap dan menjadi liat. Continue reading →
Jika 50kg campuran, berisi 20kg bahan A. Berarti campuran itu mengandung 40% Bahan A. Perhitungannya adalah : Berat bahan A/ Berat campuran X 100
Atau: Jumlah bagian/Total jumlah X 100
Contoh 1 : 38 gram bahan A mengandung 7 gram iron(besi). Persentase iron adalah : 7/38 X 100 = 18,4% Continue reading →
Cetak Sablon Keramik 40 juta perbulan, mantan karyawan saya di IKI Mutiara, yang keluar pada Tahun 1989, Sutrisno. Pernah menjadi Kepala Bagian Sablon ( Silk Screen Printing). Secara tidak sengaja bertemu, yang setelah sepuluh tahun lebih tidak pernah jumpa, seperti biasanya saya menanyakan bagaimana kabarnya, sekarang usaha apa?. Setelah bicara panjang lebar, saya berusaha ketempat Sutrisno bekerja, ingin menanyakan cara kerjanya untuk diketahui oleh pengunjung blog ini.
Setelah saya sampai, ternyata sekarang sudah mempunyai 2 buah rumah, dan satu mobil Kijang, rumah yang satu untuk tempat tinggal, sedang rumah yang didepannya untuk tempat bekerja. Continue reading →