belajar keramik dan decal
Visitor Keramik88

View My Stats
Mug Enamel Ultimate
Kertas Decal untuk TATTOO

Mengapa saya menulis artikel ini, apa hubungannya dengan keramik? Ilmu yang saya dapat dimasa lampau, kadang berguna untuk  masa datang. Dahulu saya pernah hobby membuat PCB ( Printed Circuit Board ) pada pelajaran elekro. Ternyata di keramik bisa dipakai untuk membuat gambar ukir pada mesin Pad Printing. Mungkin artikel ini saat ini tidak menarik perhatian anda. Tetapi tidak ada salahnya sekedar anda baca, siapa tahu nanti anda membutuhkan?

Teknik etsa sudah dipakai lama didunia percetakan jaman dahulu. Yaitu huruf text yang disusun untuk membuat artikel dikoran-koran. Teknik Etsa ini bisa untuk mengukir kuningan atau tembaga.

Caranya tidak sulit, hanya membutuhkan ketekunan dan ketelitian.

Ada beberapa tahap:

  1. Membuat film ( klise)
  2. Melapisi logam yang akan di Etsa dengan lapisan peka cahaya.
  3. Pengeringan logam yang sudah di lapisi (coating)
  4. Pengetsaan

1.1. Membuat film ( klise )

Rancangan gambar yang akan kita buat ukiran diatas logam, bisa kita gambar langsung, kalau rancangan gambar itu mampu anda gambar, misalnya gambar yang kasar dan dengan garis yang besar. Tetapi untuk gambar yang halus, kecil dan rumit harus dibuat memakai film atau klise.

Kalau dulu saya memakai film Ortho dan memakai alat pembesar Foto yang disebut  Photo Enlarger, dan pengerjaannya di kamar gelap (Dark Room)
Kalau sekarang tidak perlu dikamar gelap, bisa memakai computer dan printer laser. Serta penguasaan program photo editing “ Adobe Photoshop” dengan memakai plastic mika atau kertas kalkir.

2.1. Melapisi logam yang akan di Etsa dengan lapisan peka cahaya.

Lapisan peka cahaya, bisa anda buat sendiri :

Larutan A:    gelatin           50 gram

Air bersih      77 cc  ( hangat )

Aduk sampai larut benar.

Larutan B:    Amonium Bicromat            10 gram

Air bersih      50 cc

Kedua larutan dicampur didalam kamar gelap yang kedap cahaya sampai tercampur rata.

Lapisi logam pakai kuas, usahakan lapisannya rata, jangan tebal tipis. Dan jangan ada bidang yang terlewatkan.  ( agar bisa melihat dengan jelas, ruangan boleh tidak terlalu gelap, yang pasti jangan ada cahaya langsung menimpa permukaan logam).

Setelah terlapisi, keringkan dengan kipas angin atau dibiarkan kering sendiri, dan masih berada dikamar gelap. Hindari permukaan yang sudah dilapisi terkena goresan atau debu.

Setelah kering, letakkan film diatas permukaan logam yang ada lapisan peka cahaya, diatas film letakkan kaca setebal 5mm selebar potongan logam yang anda pakai. Dibawah logam, bila anda memakai pelat logam yang tipis ( 0.5-3 mm) di tahan dengan kayu atau triplek yang tebal. Seperti gambar dibawah ini.

Selanjutnya sambil ditekan agar logam dan film merapat dengan baik, jangan sampai longgar, karena hasilnya tidak tajam. Dan letakkan dibawah sinar matahari selalu 5 menit. Setelah cukup, masukkan lagi kekamar gelap, lepaskan semua lapisan, termasuk filmnya, siram permukaan logam dengan air sampai terlihat gambar yang jelas yang bersih.

Dibawah film yang hitam, akan terlihat permukaan logam, sedang yang bening transparant lapisan peka cahaya masih tertinggal.

Setelah itu masukkan logam kedalam larutan methylviolet 10 gram dicampur air bersih 500cc, gambar akan terlihat lebih terang. Biarkan selama 5-10 menit, setelah itu cuci dengan air lagi.

Setelah melapisi dengan methylviolet, masukkan kedalam larutan penguat ( fixer) 5-10 menit. Campurannya:

Kalium Bicromat     100 gram

Chroomaluin           50 gram

Air bersih                  500 gram

3.1 Pengeringan logam yang sudah di lapisi (coating)

Keringkan plat diatas kompor, pakailah penjepit agar tidak panas. Usahakan jangan sampai gosong dan melengkung.

Setelah itu dinginkan, dan pada bagian belakang pelat, lapisi dengan cat atau cairan aspal agar tidak ikut tergerus ( erosi )

4.1. Pengetsaan

Untuk proses pengetsaan, siapkan wadah plastic yang lebarnya kurang lebih dua kali lebar logam. Sebelumnya siapkan dulu larutan Etsa:

Ferichlorit     2 bagian

Air Hangat ( bukan panas ) 10 bagian

Aduk sampai rata, masukkan logamnya, goyangkan perlahan terus, sampai kedalaman yang anda inginkan. Tidak ada ketentuan berapa lama waktu pengetsaan, karena tergantung seberapa dalam yang anda inginkan, dan seberapa pekat larutan yang anda buat. Semakin pekat semakin cepat, tetapi hasil etsa  kurang halus.

Setelah selesai, bersihkan permukaan dan bagian belakang bisa menggunakan amplas, bensin  atau thinner.

Semoga bermanfaat.

34 Responses to Mengukir Logam dengan teknik Etsa

  • Mantabb Artikelnya…!!!
    gan kalo beli bahan² kimianya di mana…!!

  • makasih banyak atas infonya, semoga allah membalas ilmu yang anda berikan lewat web ini. terus terang saya saat itu sangat membutuhkan cara bikin klise. dan alhamdulilah ketemu dengan web anda. sekali lagi terima kasih.

  • waah ni sangat berguna bos, ni noku 087736080008, 02718088885, kapan kalo ke solo contact ya

    • Terima kasih, akan saya ingat. Kalau naik kereta api Madiun Jaya cuman Rp. 15.000,- kereta apinya bersih dan bagus.

  • Terimakasih buat artikelnya mas,,SANGAT BERMANFAAT..TOP MARKOTOP lah…
    Oya mas,larutan peka cahayanya bisa buat nyetak jalur di pcb ngga y mas??soalnya pngn nyetak pcb pake cara photoresist tp nyari positive20 ngga dapet2..udah jadi barang langka ni..
    Biaya yg dikeluarin kira-kira sampai brp y mas untuk takaran yg mas saranin di artikel di atas?
    Trus film yang mau dicetak berarti film negatifnya y mas??
    Terima Kasih sebelumnya…

    • Positif20 memang susah carinya, mungkin memang sudah tidak diproduksi lagi ya? tapi banyak cara untuk membuat pcb. cara lain: 1. klise positif langsung disablon memakai teknik sablon yang sudah banyak saya tulis diblog ini. 2. cari kertas bekas kalender, yang bagian belakang dicetak menggunakan printer laser, hasilnya letakkan diatas pcb, kemudian letakkan strika baju diatasnya. sampai hasil printer pindah diatas pcs, setelah itu langsung dimasukkan larutan ferry cloride. Semoga bermanfaat

  • saya udah pernah nyoba teknik sablon dan setrika..
    kalo teknik sablon,mungkin karena saya yg belum bisa nyablon atau tintanya yg terlalu encer,jd hasil cetakan di pcb kurang bagus karena banyak tinta yg “mbleber” sehingga membuat jalur yg seharusnya tidak gandeng jd gandeng..
    trus kalo teknik setrika,dari pengalaman saya,untuk 1 pcb butuh waktu yg cukup lama sehingga untuk mencetak banyak pcb kayanya kurang efisien..
    pernah iseng nyoba melapisi pcb dengan ulano,tp ternyata ulano tidak bisa menempel di pcb..
    kalo larutan peka cahaya yg mas share itu bisa nempel di pcb ngga y mas??
    soalnya saya mau buat pcb dalam jumlah banyak trus ketelitian jarak antar jalur di pcb yg saya buat sampe 0.5mm..
    cari2 di google salah satu dengan photoresist..lha kynya cara yg mas share ini mirip ky photoresist,,mau coba2 mending tanya dulu.hehehe….

  • larutan penguat fungsinya buat apa ya pak?kalo ngga pake larutan penguat efeknya apa pas dietsa?

    • Larutan penguat memang fungsinya agar tidak mudah mengelupas sewaktu di celup kedalam larutan ferrycloride, banyak dijual ditoko foto. dengan kata lain Hypo, untuk mematikan atau menghentikan pengembangan kertas foto atau film jaman dulu. sekarang kan udah ndak ada film, ya?

  • sori mas ngomen lg,,saya masih penasaran ko..
    saya belum nyoba pake resep yg mas kasih,soalnya harga gelatin mahal ternyata mas..terus belum semua bahan kimia yg ada di resep bisa saya temukan,,kebetulan saya dari purwokerto..nyari bahan kimia di sini susah mas..
    Saat ini saya lg nyoba melapisi pcb dengan obat afdruk yg biasa buat screen sablon..hasil cetakannya cukup bagus si mas..tp ketika dicelupkan ke feriklorit lama kelamaan obat afdruknya malah mengelupas dan cetakan jadi rusak..masalahnya kenapa y mas?
    apa gara-gara cetakan tidak saya lapisi dengan larutan penguat (fixer) y mas ato obat afdruk memang tidak bisa tahan dengan feriklorit ato saya menjemur cetakan jadinya kurang lama ato karena alasan lain mas?
    terima kasih sebelumnya…

  • sebelumnya udah pernah dipraktekin belum mas??hasilnya bagus tidak??
    kalo pake obat afdruk sablon yang udah bermerk bisa tidak ya mas??
    terus kalo gelatin diganti dengan bubuk agar-agar si bisanya tidak ya??

  • Gan seandainya saya minta copy artikel ini apa bisa. Kalau boleh mohon kirimkan ke email saya adiwarna85@yahoo.co.id./
    Terima kasiiiiiiih banyak kalau boleh…..

  • thanks untuk info nya, semog

  • thanks untuk infonya yang sangat berharga, semoga selalu sukses untuk mas penulis nya dan selalu sehat dan diberkahi oleh Alloh SWT, amin

  • Terima kasih pak Frans informasinya…. sangat bermanfaat bagi saya….

  • thx a lot mas , akhirnya ngerti juga fixernya selama ini aku cari fixernya gak nemu nemu, makasih banyak mas 🙂

  • mas .. apakah nama2 bahan diatas . seperti gelatin ada ngga merknya ato botolan yang diproduksi pabrikan . dan apakah sama dengan bahan2 afdruk sablon .trims

    • gelatin berupa bubuk berwarna putih, bila di campur air dan dipanasi akan berbentuk seperti lem. Sekarang banyak digantikan oleh PVA ( Polyvinyl Alcohol). dan memang dulu untuk membuat obat afdruk sablon

  • TOLONG SAYA MAS SUDAH BERULANG KALI SAYA COBA TAPI GAGL TERUS
    ..MNGNAI ETSA KACA PAKAI KIMIA APA YA..?
    KALAU GRAFIR PAKAI GUN PAKAI PASIR APA..?
    SEBELUMNYA SAYA UCAPKAN TERIMAKSIH

  • Mas… bagi info dong… kalau cara etsa di media yang berbentuk lembah gimana ya….

  • Jika ada alatnya , saya berminat membeli, utk kegiatan membuat lebel pada plat kuningan, stenlees, dsb.
    Tolong hubungi saya pada 087870741953 . Saya tinggal di Kota Bogor
    Terima kasih.

  • menggunakan ulano juga bisa gan untuk etsa logam

    • ulano tidak bisa membuat gelas doff, tetapi hanya sebagai pelindung agar bagian yang ditutup ulano terhindar dari bahan etsa

  • numpang tanya ilmunya suuhu….Amonium Bicarbonat dan PVA (polvynyl alkohol)sebagai pengganti gelatin dan amonium bicromat…kemarin sdh dicoba gelatin bahan kue dan ulano 133 ngga bisa jadi gan ..bahan nya selalu hancur kena air setelah film nya direkam…

    • Terimakasih, gelatin dan PVA adalah bahan untuk menutup kain kasa atau screen, sedangkan yang membuat peka cahaya dan yang memperkuat agar tidak hancur lagi, harus memakai amonium bicromat.
      semakin banyak amonium bicromatnya semakin peka larutannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Langganan Artikel
Artikel baru akan selalu dikirim ke Email anda bila mendaftar, isi alamat Email yang benar, klik Daftar. Setelah itu cek Email anda untuk konfirmasi dengan klik link yang dikirim. Untuk lebih jelasnya, lihat "Cara Daftar" diatas

Masukkan alamat Email:

Delivered by FeedBurner