Crazing atau retak rambut pada keramik terjadi karena adanya ketidakcocokan nilai ekspansi termal antara bagian body (tanah liat) dan glasir.

Secara sederhana, glasir menyusut lebih banyak daripada body saat proses pendinginan setelah pembakaran. Karena glasir “tertarik” terlalu kencang, akhirnya ia retak-retak.

Untuk mengatasinya, kuncinya adalah menurunkan ekspansi termal glasir atau meningkatkan ekspansi termal body agar keduanya menyusut dalam laju yang sama.

Berikut adalah detail apa saja yang perlu kamu ubah pada formula body dan glasir:


1. Yang Harus Diubah pada Glasir (Paling Direkomendasikan)

Mengubah glasir biasanya lebih mudah dan efektif daripada mengubah seluruh formula body tanah liat. Targetnya adalah menurunkan tingkat penyusutan/ekspansi glasir.

  • Kurangi Oksida Alkali (Flux Tinggi Ekspansi): Kurangi jumlah Natrium ($Na_2O$) dan Kalium ($K_2O$). Kedua bahan ini adalah penyebab utama ekspansi termal yang tinggi pada glasir. Bahan mentah yang biasanya dikurangi adalah feldspar (soda/potash).

  • Gantikan dengan Flux Rendah Ekspansi: Ganti alkali yang dikurangi tadi dengan oksida yang memiliki ekspansi termal lebih rendah, seperti Kalsium ($CaO$), Seng ($ZnO$), atau Magnesium ($MgO$).

  • Tambahkan Silika ($SiO_2$): Tambahkan kuarsa atau silika ke dalam formula glasir. Silika memiliki ekspansi termal yang sangat rendah dan akan membantu “mengikat” glasir agar tidak terlalu menyusut.

  • Tambahkan Alumina ($Al_2O_3$): Alumina juga membantu menurunkan ekspansi termal dan meningkatkan kekuatan lapisan glasir. Tapi hati-hati, terlalu banyak alumina bisa membuat glasir menjadi matte (buram).

  • Gunakan Boron ($B_2O_3$): Jika kamu membakar di suhu rendah (low fire), menambahkan Boron adalah cara terbaik karena Boron menurunkan ekspansi termal sekaligus berfungsi sebagai flux yang kuat.


2. Yang Harus Diubah pada Body (Tanah Liat)

Jika kamu tidak ingin mengotak-atik formula glasir, kamu harus membuat body keramiknya menyusut lebih banyak (meningkatkan ekspansi termalnya) agar bisa mengimbangi glasir.

  • Tambahkan Silika/Kuarsa Gratis (Free Silica): Tambahkan bubuk silika murni (kuarsa) ke dalam campuran tanah liat. Saat dibakar, kuarsa akan mengalami perubahan kristal (inversi kristal) yang justru meningkatkan ekspansi termal body saat mendingin, sehingga glasir akan “tertekan” (kompresi) dan mencegah crazing.

  • Tambahkan Talek (Talc): Untuk keramik suhu rendah (earthenware), menambahkan talek sangat efektif untuk meningkatkan ekspansi termal body tanah liat guna menghentikan crazing.

  • Kurangi Feldspar pada Body: Jika body tanah liatmu menggunakan feldspar, sedikit kurangi jumlahnya untuk menurunkan jumlah kaca (vitrification) yang terbentuk di dalam body.

  • Bakar Body Lebih Matang (Biskuit): Terkadang, menaikkan suhu pembakaran biskuit (pembakaran pertama) atau pembakaran glasir dapat membantu body lebih matang dan mengubah lebih banyak silika menjadi kristal cristobalite yang membantu mencegah crazing.


Ringkasan Cepat (Cheat Sheet)

Komponen Tindakan Bahan yang Digunakan
Glasir Turunkan Ekspansi Termal Tambah Silika/Feldspar Alumina, Kurangi Soda/Potash Feldspar
Body Naikkan Ekspansi Termal Tambah Kuarsa (Silika) atau Talek