HOME
Home » keramik » Membuat Keramik itu Mudah ( bagian II)

Membuat Keramik itu Mudah ( bagian II)

Posted at Juni 23rd, 2009 | Categorised in keramik

III.    Cara mengolah bahan keramik

Saya prediksikan anda sudah mempunyai mixer. Masukkan air kurang lebih 30% volume gentong plastik kalau tidak punya bisa memakai drum bekas. Bersihkan dulu, terutama kalau bekas minyak. Bahan keramik mungkin berupa bongkahan atau berbentuk cake besar, dipotong kecil-kecil, supaya mudah digiling, disarankan bahan yang akan dimixer dalam keadaan kering lebih mudah hancur. Setelah agak kental, ukur BD nya. Untuk mengukur BD lihat disini

Setelah kekentalannya cukup, cairan bahan keramik siap untuk dituang kecetakan.

IV.    Cara membuat  cetakan gypsum Untuk membuat cetakan gypsum,bisa dilihat disini

V.    Bahan Glasir dan cara mengolahnya. Nah ini harus dibuat sendiri, meskipun ada yang menjual bahan glasir yang sudah jadi. tetapi anda tidak bisa berkreasi sesuai yang diinginkan. Berapa lama waktu menggiling? Tergantung komposisi batu didalam potmill, berapa halus bahan yang dipakai, kecepatan putaran, dan seberapa halus yang dikehendaki.

Bahan yang dibutuhkan :

Sodium Feldspar

Silika/ Pasir Silika

Kaolin Bubuk

Calcium Carbonat

Barium Carbonat atau kalau tidak ada bisa Zinc Oxide ( lebih mahal )

Sodium Bicarbonat ( Soda Ash )

Bahan-bahan tersebut ditimbang menurut komposisi yang diinginkan, siapkan potmill tempat untuk menggiling glasir,kemudian masukkan air sebanyak 80% dari jumlah bahan. Dan ditambah Sodium Bicarbonat ( Soda Ash ) sebanyak 0,2 sampai 0,4% dari jumlah berat kering campuran bahan. Setelah air dan sodium bicarbonate dimasukkan, baru campuran glasirnya, dan ditutup rapat, siap untuk digiling.

Campuran dasar glasir untuk temperatur 1200C

40    sodium feldspar

20    silika 10 kaolin bubuk

15 carcium carbonat

15 barium carbonat atau 5 bagian Zinc Oxide

80% air bersih.

0,4% sodium bicarbonate Campuran yang lain lihat disini

VI.    Cara mengoperasikan Oven/ Kiln/ Tungku

Setelah anda mempunyai kiln, entah membuat sendiri atau beli, saya prediksikan anda memakai kiln gas LPG. Karena bila memakai gas LPG lebih praktis dan temperature lebih cepat naik. Setelah barang keramik disusun, usahakan barang tidak terlalu dekat dengan api, karena bisa rusak. ( over firing ) Masukkan gas melalui pipa gas, sehingga sampai di burner. Dari sumber gas buka kecil dulu. Setelah itu buka ballvalve kecil dulu, satu saja dulu, diujung burner diberi umpan  api dari penyulut bisa terbuat  dari penyulut kompor masak. Setelah apinya hidup, usahakan api berwarna biru dengan mengatur pengatur udara bukaan lebih besar ( lihat gambar ) Setelah itu, burner-burner yang lain dihidupkan semua dengan besar api yang sama, sehinga nanti hasil bakarnya akan merata. Biarkan beberapa saat, bisa 15 menit sampai 30 menit, supaya barang keramik yang mungkin masih agak basah mongering. Setelah itu pintu kiln ditutup rapat. Tunggu beberapa saat, sampai temperaturnya naik, dan tiap 15 menit dinaikkan sedikit demi sedikit, dengan memperhatikan termo control ( lihat gambar ). Untuk menaikkan temperature, dengan cara memutar regulator kearah kanan, tiap 15 menit diputar ditambahkan sedikit. Karena pengeluaran gas untuk 8 ( delapan ) burner sekali gus, dan pada temperature lebih tinggi  memakai gas lebih banyak, maka tabung gas akan dingin seperti es, gas akan membeku, dan tidak bisa keluar. Caranya dengan memberi air panas terus menerus pada kaki tabung, supaya tidak membeku.

Untuk lebih lengkap dan enak dibaca lebih baik download aja ebooknya disini ( 4share ) atau disini ( ziddu )

No comment for Membuat Keramik itu Mudah ( bagian II)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Enter Captcha Here : *

Reload Image

Related Post to Membuat Keramik itu Mudah ( bagian II)

Types of Pottery

Types of Pottery

Posted at April 19, 2011

Ceramics Originally from the Greek keramos meaning pottery. Of or relating to the manufacture of, or any product such as earthenware, porcelain, or brick, made... Read More

Cara menuangkan lumpur keramik kedalam cetakan

Posted at Maret 24, 2011

Sebelum anda menuang lumpur ( slurry ) keramik, harus di periksa kekentalannya, jangan terlalu cair atau terlalu kental. Cara pengukurannya bisa anda lihat pada... Read More

Studio Keramik PPPPTK Yogyakarta

Posted at Maret 2, 2011

Dalam rangka memenuhi kebutuhan tenaga guru produktif untuk Sekolah Menengah Kejuruan, Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PPPPTK) Seni dan Budaya Sleman... Read More

Ceramic Ball mill Machinery

Mencampur bahan keramik

Posted at Februari 15, 2011

Mencampur bahan keramik, pada awalnya hanya dicampur dengan tangan dan cangkul, kemudian diinjak-injak dengan kaki, kemudian ditambahkan air sedikit demi sedikit sampai merata. setelah... Read More

Keramik

Posted at Februari 12, 2011

Di Indonesia keramik dikenal dengan Gerabah, Tembikar atau periuk belanga. Pada jaman Hindu sudah dikenal keramik, dengan peninggalan tembikar, peralatan  untuk makan, tempat penyimpanan... Read More